• Kamis, 8 Oktober 2026

Industri Padat Karya Mulai Bangkit, Namun Pemulihan Belum Saatnya Dirayakan Berlebihan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 24 September 2026 | 17:20 WIB
Industri Padat Karya Mulai Bangkit, Namun Pemulihan Belum Saatnya Dirayakan Berlebihan
Industri Padat Karya Mulai Bangkit, Namun Pemulihan Belum Saatnya Dirayakan Berlebihan

Furnitur tumbuh 11,8 persen, alas kaki dan kulit 11,3 persen, makanan dan minuman 6,5 persen serta tekstil dan pakaian jadi 6,4 persen.

Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan tersebut tidak berhenti sebagai siklus sementara.

Pemerintah perlu menjaga kepastian biaya, akses pembiayaan, produktivitas, pasar ekspor dan pasar domestik. Pada saat yang sama, perusahaan perlu memperoleh ruang untuk melakukan revitalisasi mesin sekaligus meningkatkan keterampilan pekerja.

Pemulihan industri akan memiliki fondasi yang lebih kuat ketika peningkatan order diikuti dengan meningkatnya utilisasi mesin, investasi, perekrutan pekerja, produktivitas dan upah.

Dengan basis manufaktur yang besar, tantangan Indonesia kini bukan sekadar membuktikan bahwa industri nasional mampu tumbuh.

Tantangannya adalah memastikan pertumbuhan tersebut cukup produktif, kompetitif dan inklusif untuk menghadapi siklus ekonomi berikutnya.

Muhammad Sirod, S.TP., M.Han.
Pembelajar dan peminat isu-isu kebijakan publik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

Terpopuler

X