Furnitur tumbuh 11,8 persen, alas kaki dan kulit 11,3 persen, makanan dan minuman 6,5 persen serta tekstil dan pakaian jadi 6,4 persen.
Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan tersebut tidak berhenti sebagai siklus sementara.
Pemerintah perlu menjaga kepastian biaya, akses pembiayaan, produktivitas, pasar ekspor dan pasar domestik. Pada saat yang sama, perusahaan perlu memperoleh ruang untuk melakukan revitalisasi mesin sekaligus meningkatkan keterampilan pekerja.
Pemulihan industri akan memiliki fondasi yang lebih kuat ketika peningkatan order diikuti dengan meningkatnya utilisasi mesin, investasi, perekrutan pekerja, produktivitas dan upah.
Dengan basis manufaktur yang besar, tantangan Indonesia kini bukan sekadar membuktikan bahwa industri nasional mampu tumbuh.
Tantangannya adalah memastikan pertumbuhan tersebut cukup produktif, kompetitif dan inklusif untuk menghadapi siklus ekonomi berikutnya.
Muhammad Sirod, S.TP., M.Han.
Pembelajar dan peminat isu-isu kebijakan publik