• Kamis, 8 Oktober 2026

Prabowo Tekankan Bakom Tak Hanya Sampaikan Informasi, tapi Dengarkan Aspirasi Rakyat

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 5 Oktober 2026 | 07:30 WIB
Prabowo Tekankan Bakom Tak Hanya Sampaikan Informasi, tapi Dengarkan Aspirasi Rakyat
Prabowo Tekankan Bakom Tak Hanya Sampaikan Informasi, tapi Dengarkan Aspirasi Rakyat

BOGOR, MAHATVA.ID – Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil Kepala Bakom Fadli Tri Hartono ke kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan peran Bakom dalam menyampaikan program pemerintah, hasil pelaksanaan, serta manfaatnya kepada masyarakat.

Informasi mengenai pertemuan tersebut disampaikan melalui unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet.

Dalam pertemuan itu, Prabowo menekankan pentingnya komunikasi pemerintah yang mudah dipahami masyarakat. Penyampaian informasi, menurut Presiden, perlu menggunakan bahasa yang sederhana sehingga pesan kebijakan dapat diterima secara lebih luas.

“Presiden menekankan bahwa komunikasi pemerintah harus mudah diterima dengan menggunakan bahasa yang sederhana. Bukan hanya menyampaikan apa yang dikerjakan pemerintah, tetapi juga menjelaskan arah dan pemikiran di balik setiap kebijakan,” tulis akun @sekretariat.kabinet.

Selain menyampaikan informasi, Prabowo juga mengingatkan agar komunikasi pemerintah tidak berjalan satu arah.

Bakom diminta turut mendengarkan berbagai masukan, keluhan, dan kritik yang disampaikan masyarakat. Aspirasi tersebut kemudian diharapkan dapat diteruskan kepada kementerian dan lembaga terkait, termasuk kepada Presiden.

Langkah tersebut dinilai penting agar komunikasi pemerintah tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga menjadi saluran untuk menangkap berbagai persoalan dan aspirasi yang berkembang di masyarakat.

“Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi pemerintah yang lebih terbuka, dialogis, dan berkesinambungan antara pemerintah, media, dan masyarakat,” tulis Sekretariat Kabinet.

Melalui penguatan komunikasi tersebut, setiap kebijakan dan pemikiran Presiden diharapkan dapat dipahami secara lebih utuh oleh masyarakat.

Di sisi lain, suara dan aspirasi masyarakat juga diharapkan dapat tersampaikan kepada pemerintah sebagai bahan masukan dalam pelaksanaan kebijakan.

Pertemuan Presiden Prabowo dengan jajaran Bakom tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pola komunikasi pemerintah agar lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus membangun hubungan komunikasi yang berkesinambungan antara pemerintah, media, dan publik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X