• Kamis, 8 Oktober 2026

‎Kepala SMKN 1 Kepulauan Tanimbar Pimpin Upacara HUT ke-27 KKT, Sarlota Naressy Dorong Murid Isi Pembangunan dengan Karya

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 5 Oktober 2026 | 13:58 WIB
‎Kepala SMKN 1 Kepulauan Tanimbar Pimpin Upacara HUT ke-27 KKT, Sarlota Naressy Dorong Murid Isi Pembangunan dengan Karya
‎Kepala SMKN 1 Kepulauan Tanimbar Pimpin Upacara HUT ke-27 KKT, Sarlota Naressy Dorong Murid Isi Pembangunan dengan Karya

MAHATVA.ID -Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) di SMK Negeri 1 Kepulauan Tanimbar, Senin (5/10/2026), diarahkan bukan sekadar mengenang perjalanan daerah, tetapi menjadi dorongan bagi Murid untuk menyiapkan diri sebagai generasi yang mampu mengisi pembangunan melalui keterampilan, prestasi, dan karya nyata.

‎‎Kepala SMKN 1 Kepulauan Tanimbar, Sarlota Asnat Naressy, S.Pd., bertindak sebagai inspektur upacara di hadapan guru, tenaga kependidikan, serta Murid.
‎

‎Dalam amanatnya, ia menempatkan momentum usia ke-27 KKT sebagai ruang refleksi sekaligus titik tolak bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam masa depan daerah.
‎
‎“Momen ini bukan sekadar perayaan, tetapi pengingat bagi kita semua, terutama anak-anakku para Murid, akan sejarah dan perjuangan terbentuknya Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Mari kita isi kemerdekaan dan otonomi daerah ini dengan prestasi dan karya nyata,” ujar Naressy.
‎
‎Pesan tersebut menyoroti satu persoalan penting dalam perjalanan pembangunan daerah: kemajuan Tanimbar tidak cukup ditopang kebijakan dan pembangunan fisik, tetapi membutuhkan sumber daya manusia lokal yang memiliki kompetensi, karakter, disiplin, serta keberanian menciptakan peluang.
‎
‎Bagi pendidikan kejuruan, tantangan itu semakin konkret. Murid tidak hanya dipersiapkan untuk menyelesaikan pendidikan, tetapi juga dibekali keterampilan yang dapat digunakan ketika memasuki dunia kerja, membangun usaha, maupun terlibat dalam berbagai sektor pembangunan daerah.
‎
‎Karena itu, Naressy mendorong siswa agar tidak memandang HUT KKT hanya sebagai agenda tahunan. Momentum tersebut harus diterjemahkan menjadi semangat untuk belajar lebih serius, mengasah keterampilan, menjaga disiplin, dan mengejar prestasi.
‎
‎Dorongan itu juga menempatkan sekolah sebagai salah satu fondasi penting dalam menyiapkan generasi Tanimbar. Ketika daerah memasuki usia 27 tahun, kualitas anak muda menjadi salah satu ukuran penting untuk melihat seberapa kuat pembangunan dapat dilanjutkan oleh generasi berikutnya.
‎
‎Konteks tersebut menjadi semakin penting bagi KKT yang memiliki potensi besar di berbagai sektor. Potensi daerah akan sulit memberi manfaat maksimal bagi masyarakat apabila tidak diikuti kemampuan sumber daya manusia lokal untuk mengelola, mengembangkan, dan menciptakan nilai tambah.
‎
‎Di lingkungan SMKN 1 Kepulauan Tanimbar, nilai itu diterjemahkan melalui pendidikan yang menempatkan keterampilan dan kesiapan menghadapi dunia kerja sebagai bagian penting dari proses pembelajaran.
‎
‎Upacara tersebut sekaligus mempertemukan guru, tenaga kependidikan, dan Murid dalam satu pesan: masa depan Tanimbar tidak boleh hanya dibicarakan sebagai cita-cita, tetapi harus dipersiapkan melalui kualitas generasi mudanya.
‎
‎Bertambahnya usia KKT karena itu membawa tanggung jawab baru bagi dunia pendidikan. Sekolah tidak hanya menjadi tempat siswa memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, keterampilan, kreativitas, dan keberanian menghasilkan karya.
‎
‎Dari bangku SMKN 1 Kepulauan Tanimbar, pesan HUT ke-27 itu menjadi lebih konkret: Tanimbar membutuhkan generasi yang bukan sekadar menjadi penonton pembangunan, melainkan mampu berdiri sebagai pelaku yang memiliki kompetensi dan karya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X