“Melalui drill test ini, kita dapat melihat sejauh mana kesiapan masing-masing unsur, bagaimana alur komunikasi dan koordinasi dilakukan, serta apa saja yang masih perlu diperbaiki dalam menghadapi insiden keamanan informasi,” katanya.
Bambang juga mendorong seluruh peserta mengikuti kegiatan secara serius dan aktif, termasuk dengan menyampaikan pertanyaan, berdiskusi, serta berbagi kondisi maupun tantangan keamanan informasi yang dihadapi di lingkungan kerja masing-masing.
Lebih lanjut, ia berharap pengetahuan yang diperoleh selama bimbingan teknis dapat diterapkan sekaligus disebarluaskan di lingkungan perangkat daerah dan kecamatan.
Dengan demikian, kesadaran serta budaya keamanan informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor diharapkan terus diperkuat seiring semakin luasnya pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan pemerintahan.
“Lebih penting lagi, saya berharap ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat diterapkan dan disebarluaskan di lingkungan perangkat daerah dan kecamatan masing-masing, sehingga kesadaran terhadap keamanan informasi dapat semakin meningkat,” tandasnya.