• Kamis, 8 Oktober 2026

Hadapi Ancaman Siber, Diskominfo Bogor Dorong Kolaborasi TTIS dan Perangkat Daerah

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 24 September 2026 | 08:41 WIB
Hadapi Ancaman Siber, Diskominfo Bogor Dorong Kolaborasi TTIS dan Perangkat Daerah
Hadapi Ancaman Siber, Diskominfo Bogor Dorong Kolaborasi TTIS dan Perangkat Daerah

BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat keamanan informasi seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Penguatan tersebut dilakukan melalui peningkatan kapasitas aparatur sekaligus kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi insiden keamanan siber di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Diskominfo Kabupaten Bogor menyelenggarakan bimbingan teknis peningkatan sumber daya keamanan informasi di Cisarua, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, mengatakan transformasi digital memberikan banyak manfaat dalam meningkatkan efektivitas pelayanan dan pengelolaan pemerintahan. Namun, semakin tinggi pemanfaatan teknologi informasi, semakin besar pula risiko terhadap keamanan data dan sistem informasi yang dikelola pemerintah.

“Ancaman siber tidak hanya menjadi persoalan teknis, tetapi juga menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan. Kebocoran data, pencurian akun, phishing, malware, maupun berbagai bentuk serangan siber dapat mengganggu pelayanan publik dan menimbulkan kerugian bagi organisasi dan masyarakat,” ujar Bambang.

Menurutnya, keamanan informasi harus menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya di tingkat perangkat daerah, tetapi juga hingga kecamatan.

Karena itu, diperlukan kesadaran dan kepedulian seluruh unsur pemerintahan untuk menjaga keamanan data serta sistem informasi yang digunakan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Bambang menegaskan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Kabupaten Bogor memiliki peran penting dalam mendukung kesiapsiagaan dan penanganan insiden keamanan siber di lingkungan Pemkab Bogor.

Meski demikian, penanganan keamanan informasi tidak dapat hanya mengandalkan TTIS. Kolaborasi antara TTIS dengan seluruh perangkat daerah dan kecamatan menjadi bagian penting untuk memastikan setiap potensi insiden dapat direspons secara cepat dan tepat.

“Keberhasilan pengamanan informasi tentunya tidak dapat dilakukan oleh TTIS saja. Dibutuhkan kolaborasi dan kepedulian dari seluruh perangkat daerah dan kecamatan,” jelasnya.

Bambang menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan bimbingan teknis yang menjadi salah satu upaya Pemkab Bogor meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan aparatur dalam menghadapi berbagai ancaman keamanan informasi.

Menurutnya, kehadiran narasumber dari BSSN menjadi kesempatan penting bagi peserta untuk memperoleh pengetahuan, pengalaman, serta pemahaman mengenai langkah-langkah yang diperlukan dalam menjaga keamanan informasi dan menghadapi insiden siber.

Selain penyampaian materi, kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan drill test atau latihan penanganan insiden keamanan informasi.

Latihan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga pengalaman praktis kepada peserta dalam merespons dan melakukan koordinasi ketika terjadi insiden keamanan informasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

Terpopuler

X