Dengan latar belakang sebagai akademisi, Alim berharap hasil riset dan inovasi perguruan tinggi dapat dimanfaatkan secara lebih luas untuk meningkatkan produktivitas serta nilai tambah produk pertanian nasional.
Menurutnya, penerapan hasil penelitian dan inovasi akademik di sektor pertanian dapat membantu pencapaian target swasembada sekaligus memperkuat hilirisasi.
“Karena saya berasal dari kalangan perguruan tinggi tentu saya juga punya harapan agar hasil-hasil riset, inovasi dari perguruan tinggi ini bisa diterapkan, bisa membantu tadi untuk menyukseskan program swasembada dan juga hilirisasi terutama untuk meningkatkan nilai tambah,” pungkasnya.
Komitmen para wakil menteri tersebut mencerminkan fokus pada penguatan sektor strategis melalui kolaborasi, pengembangan kapasitas dalam negeri, serta pemanfaatan inovasi untuk mendukung agenda pembangunan nasional.
Di bidang pertahanan, Wakil Menteri Pertahanan Richard Taruli Horja Tampubolon menjelaskan pembagian tugas bersama Wakil Menteri Pertahanan Yusuf Jauhari.Yusuf turut menyoroti pentingnya diversifikasi kerja sama pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian logistik pertahanan nasional.
Artikel Terkait
Direktur PLN Suroso Isnandar Luncurkan Buku Transisi Energi Hijau Menuju Swasembada Energi Indonesia
TNI AL Dukung Swasembada Pangan, Kodaeral V Perkuat Produksi Kedelai di Jombang
Panen Raya di Malang, Prabowo Beberkan Capaian Swasembada Pangan dan B50