• Rabu, 14 Oktober 2026

Direktur PLN Suroso Isnandar Luncurkan Buku Transisi Energi Hijau Menuju Swasembada Energi Indonesia

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 10 Juli 2026 | 06:12 WIB
Direktur PLN Suroso Isnandar Luncurkan Buku Transisi Energi Hijau Menuju Swasembada Energi Indonesia
Direktur PLN Suroso Isnandar Luncurkan Buku Transisi Energi Hijau Menuju Swasembada Energi Indonesia

JAKARTA, MAHATVA.ID – Komitmen Indonesia dalam mewujudkan transisi energi hijau dan swasembada energi nasional kembali mendapat dorongan melalui peluncuran buku berjudul "Transisi Energi Hijau dan Swasembada Energi Indonesia (Semangat Asta Cita Mewujudkan Kemandirian Industri Energi Hijau melalui Program PLTS 100 GW dan EBT Lainnya)".

Buku setebal 753 halaman tersebut ditulis oleh Dr. Tri Wahyu Adi, CGRP., CAFG. bersama Dr. Ir. Suroso Isnandar, S.T., M.Sc., IPU., ASEAN Eng., QRMP., QCRO., QRGP., yang saat ini menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru & Terbarukan PT PLN (Persero).

Buku tersebut diserahkan langsung oleh Suroso Isnandar kepada Tim Listrik Indonesia usai wawancara khusus terkait cover story Majalah Listrik Indonesia edisi ke-115 yang dijadwalkan terbit pada akhir Juli 2026.

Dalam buku tersebut, kedua penulis mengupas secara komprehensif strategi percepatan transisi energi hijau sekaligus langkah konkret menuju swasembada energi sebagai fondasi kemandirian energi nasional.

Suroso Isnandar menjelaskan, salah satu kunci keberhasilan transisi energi Indonesia adalah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 Gigawatt (GW) yang dipadukan dengan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) lainnya.

"Suksesnya transisi energi hijau ini salah satunya melalui program PLTS 100 GW yang akan membuat sektor kelistrikan tidak lagi bergantung pada BBM untuk pembangkit listrik," ujar Suroso.

Menurutnya, pengurangan penggunaan bahan bakar minyak dalam sektor pembangkitan akan menjadi langkah strategis menuju kemandirian energi nasional, sekaligus mendukung target Indonesia mencapai bauran energi bersih dan pengurangan emisi karbon.

Ia optimistis, apabila pengembangan energi hijau berjalan sesuai rencana, Indonesia tidak hanya mampu mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, tetapi juga dapat mewujudkan swasembada energi yang berkelanjutan.

Buku tersebut diharapkan menjadi referensi penting bagi pemerintah, akademisi, pelaku industri, hingga masyarakat dalam memahami arah kebijakan energi nasional yang selaras dengan visi Asta Cita menuju Indonesia yang mandiri, berdaya saing, dan ramah lingkungan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X