Kolaborasi tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, penyediaan sarana air bersih, penanganan bencana, hingga pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH).
Kerja sama juga dilakukan dalam bidang lingkungan, salah satunya melalui pengolahan sampah di TPA Galuga menggunakan teknologi pirolisis bersama TNI Angkatan Darat.
Menurut Rudy, luasnya wilayah Kabupaten Bogor serta beragamnya kebutuhan masyarakat membuat kolaborasi lintas sektor menjadi penting untuk mempercepat pelayanan dan pembangunan.
“Tentunya, apa yang tidak bisa dijangkau sendiri oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, kita kolaborasikan bersama-sama dengan TNI,” tegas Rudy.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam pembangunan Kabupaten Bogor.
Momentum HUT ke-81 TNI pun diharapkan tidak sekadar menjadi peringatan seremonial, tetapi menjadi penguat komitmen untuk menghadirkan TNI yang semakin profesional, responsif dan dekat dengan masyarakat, sejalan dengan semangat TNI kuat bersama rakyat.