BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, mulai merealisasikan Bantuan Keuangan Khusus (Bankeu) Akselerasi Pembangunan Perdesaan Tahun Anggaran 2026 yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor. Pada tahap pertama, pembangunan difokuskan pada Tembok Penahan Tanah (TPT) dan betonisasi jalan lingkungan di Kampung Cihideung Udik RW 12 serta Kampung Cikupa RW 13.
Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Cihideung Udik, Koswara, mengatakan pihaknya tengah melaksanakan pembangunan berdasarkan penugasan dari pemerintah desa. Pekerjaan tersebut menggunakan pencairan anggaran tahap pertama sebesar 60 persen dari total bantuan keuangan sebesar Rp1,5 miliar.
“Kami saat ini tengah membangun TPT dan betonisasi jalan lingkungan di wilayah RW 012 Kampung Cihideung Udik dan RW 013 Kampung Cikupa untuk pencairan anggaran tahap I sebesar 60 persen dari Rp1,5 miliar,” kata Koswara saat ditemui di lokasi proyek, Selasa (29/9/2026).
Sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, papan informasi kegiatan telah dipasang di dua lokasi pembangunan. Berdasarkan papan kegiatan, rincian pekerjaan tahap pertama meliputi:
Pembangunan TPT: volume panjang 79 meter, dengan dimensi tinggi dan lebar sebagaimana tercantum dalam papan kegiatan, serta pagu anggaran Rp353.625.000 termasuk pajak dan upah.
Betonisasi jalan lingkungan: volume panjang 156 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 0,15 meter, dengan pagu anggaran Rp124.430.000 termasuk pajak dan upah.
Koswara menargetkan pekerjaan tahap pertama dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 55 hari kalender. Sementara itu, sisa pekerjaan akan dilanjutkan setelah pencairan anggaran tahap kedua.
“Kami membangun TPT dan betonisasi jalan untuk tahap I. Insyaallah target waktu sekitar 55 hari kalender bisa tuntas, dan sisa pekerjaan akan kami lanjutkan pada pencairan anggaran tahap II,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penentuan lokasi pembangunan di RW 12 dan RW 13 merupakan hasil kesepakatan pemerintah desa bersama masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Dengan demikian, penetapan lokasi bukan semata-mata inisiatif pemerintah desa, melainkan berdasarkan hasil musyawarah.
Selain pembangunan TPT dan betonisasi jalan, Desa Cihideung Udik juga menyiapkan program Dayeuh Pajajaran yang dipusatkan di RW 09, mencakup RT 01, 02, 03, dan 04.
Koswara menyebut penetapan wilayah tersebut juga berdasarkan kesepakatan dalam Musrenbang desa serta mengacu pada petunjuk teknis Pemerintah Kabupaten Bogor. Menurutnya, wilayah RW 09 memenuhi kriteria untuk dikembangkan sebagai Kampung Dayeuh Pajajaran.
“Kampung Dayeuh Pajajaran kami fokuskan di wilayah RW 09, karena kriterianya sesuai dengan yang dipersyaratkan dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Nuansa perkampungannya ada, sektor pertanian dan perikanannya ada, serta aksesnya mudah dijangkau oleh masyarakat,” ucapnya.
Koswara berharap pembangunan TPT dan betonisasi jalan lingkungan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Ia juga mengimbau warga RW 12 dan RW 13 untuk menjaga serta merawat infrastruktur yang telah dibangun agar tetap awet dan dapat digunakan dalam waktu lama.
Atas dukungan anggaran tersebut, Koswara menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade.