• Sabtu, 10 Oktober 2026

Banjir Bandang Hentikan Produksi hingga Nol Barel, PEP Rantau Field Bangkit Kurang dari 6 Bulan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 10 September 2026 | 15:16 WIB
Banjir Bandang Hentikan Produksi hingga Nol Barel, PEP Rantau Field Bangkit Kurang dari 6 Bulan
Banjir Bandang Hentikan Produksi hingga Nol Barel, PEP Rantau Field Bangkit Kurang dari 6 Bulan

Salah satu langkah penting adalah menghidupkan kembali pembangkit listrik dengan memanfaatkan gas dari sumur yang telah berhasil direaktivasi.

Listrik tersebut kemudian digunakan untuk menggerakkan kembali fasilitas dan berbagai peralatan produksi.

Dari Nol Barel Kembali 1.700 Barel per Hari

Pemulihan dilakukan secara bertahap. Produksi yang sebelumnya berada di titik nol mulai kembali meningkat.

Dalam proses pemulihan, produksi bahkan sempat mencapai sekitar 2.000 barel per hari atau lebih tinggi dibandingkan kondisi sebelum banjir. Saat ini, produksi PEP Rantau Field telah stabil di kisaran 1.700 barel per hari.

Kecepatan pemulihan tersebut terbilang signifikan. Sebelumnya, terdapat perkiraan bahwa pemulihan kegiatan produksi dapat membutuhkan waktu antara satu hingga tiga tahun.

Namun, seluruh sumur PEP Rantau Field berhasil kembali beroperasi dalam waktu kurang dari enam bulan.

Dukungan juga datang dari berbagai wilayah operasi Pertamina, di antaranya Jambi, Pangkalan Susu, Lirik, Ramba, dan sejumlah lapangan lainnya.

“Pertamina itu satu keluarga. Jika satu tertimpa musibah, yang lain datang membantu,” ujar Tomi.

Minyak Dialirkan ke Pangkalan Susu

Setelah produksi kembali berjalan, minyak yang dihasilkan kemudian dialirkan melalui pipa menuju Pangkalan Susu.

Pengiriman dilakukan setelah volume minyak mencapai minimum pengapalan sebesar 35.000 barel.

Sementara itu, gas yang diproduksi dimanfaatkan untuk kebutuhan internal, terutama sebagai bahan bakar pembangkit listrik dan mesin-mesin di sumur.

Dengan demikian, pemulihan tidak hanya diarahkan untuk mengembalikan produksi, tetapi juga memastikan fasilitas pendukung operasi dapat kembali berfungsi secara berkelanjutan.

Perkuat Infrastruktur hingga 2029

Pemulihan PEP Rantau Field tidak berhenti setelah produksi kembali berjalan. Perusahaan juga mulai memperkuat infrastruktur untuk menghadapi potensi kondisi serupa pada masa mendatang.

Tahap keberlanjutan pemulihan tersebut ditargetkan berjalan hingga 2029.

Di tengah proses itu, kegiatan produksi tetap dilanjutkan melalui berbagai program peningkatan kinerja. Pada 2026, sejumlah sumur baru dan program well integrity Sumatera Utara menjadi bagian dari agenda lapangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X