Jakarta, MAHATVA.ID — SKK Migas memulai pemboran Sumur Pengembangan NEB-126 pada Kamis (8/10/2026) pukul 09.00 WIB dengan menggunakan Bohai Rig #26. Sumur tersebut ditargetkan menghasilkan produksi awal sebesar 1,7 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD) dan 60 barel kondensat per hari (BCPD).
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyampaikan bahwa kegiatan tajak sumur NEB-126 telah dilaksanakan sesuai jadwal. Pemboran ini menjadi bagian dari program pengembangan lapangan migas dalam rencana kerja dan anggaran tahun 2026.
Berdasarkan Authority for Expenditure (AFE), pemboran direncanakan berlangsung selama 32 hari menggunakan metode pemboran berarah tipe J (J-Type directional drilling).
Baca Juga: SKK Migas: Sumur West Belani-21 dan West Belani-22 Berhasil Lampaui Target
Sumur tersebut dirancang mencapai kedalaman akhir 7.400 kaki terukur (feet measured depth/ftMD) atau 5.218 kaki kedalaman vertikal sebenarnya (feet true vertical depth/ftTVD), dengan inklinasi maksimum 50,77 derajat.
Target utama pemboran Sumur NEB-126 adalah lapisan LTAF-C. Berdasarkan estimasi awal, sumur ini diharapkan mampu menghasilkan gas sebesar 1,7 MMSCFD serta kondensat mencapai 60 BCPD.
Angka tersebut merupakan target awal yang masih perlu dikonfirmasi melalui tahapan pengujian sumur setelah pemboran selesai. Hasil aktual produksi akan bergantung pada kondisi reservoir dan hasil evaluasi teknis.
Setelah pemboran rampung, kegiatan pengujian sumur dan komplesi direncanakan berlangsung selama 18 hari dengan menggunakan rig yang sama.
Baca Juga: PSC MNK Rokan Diserahkan, SKK Migas Siapkan Dua Sumur Eksplorasi Lanjutan
Tahapan pengujian dan komplesi menjadi bagian penting untuk mengevaluasi potensi produksi sekaligus mempersiapkan sumur agar dapat memasuki tahap produksi sesuai hasil teknis dan operasional.
Pemboran NEB-126 merupakan sumur keenam sekaligus sumur terakhir dari total enam sumur yang tercantum dalam Work Program and Budget (WP&B) 2026.
Pencapaian tahapan tajak ini menjadi bagian dari pelaksanaan program pemboran pengembangan yang direncanakan sepanjang tahun berjalan.
Dalam pesannya, Djoko Siswanto memohon dukungan dan doa agar seluruh rangkaian pemboran berjalan lancar, aman, dan selamat, serta terhindar dari risiko blowout atau semburan liar.
Baca Juga: SKK Migas dan SAKA Energi Siapkan Tajak Sumur Eksplorasi Saka Manpatu-1
Artikel Terkait
Api Kembali Muncul di Sekitar Sumur LKT-01, SKK Migas dan KKKS Bergerak Cepat Lakukan Pemadaman
SKK Migas Ungkap Kondisi Karhutla 3 September 2026, 67 KKKS Berstatus Aman
SKK Migas Siapkan Teknologi untuk Cairkan 2,57 Juta Barel Minyak Deadstock