Posisi tersebut, kata dia, menuntut aparatur memiliki integritas tinggi, terutama dalam menjalankan pelayanan publik dan pengelolaan anggaran.
“Sosialisasi ini adalah wadah edukasi dan pencegahan agar kita semua dapat menjalankan tugas dengan tenang, aman dan terhindar dari potensi penyimpangan hukum. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini transparansi dan akuntabilitas di lingkungan kerja kita semakin kuat,” kata Rahmawati.
Ia mengajak seluruh peserta tidak menjadikan kegiatan tersebut sekadar agenda seremonial. Sebaliknya, sosialisasi harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga integritas dan nama baik instansi.
Melalui roadshow yang menyasar wilayah kecamatan secara bertahap, Pemkab Bogor berupaya memastikan semangat antikorupsi tidak berhenti di tingkat kabupaten.
Penguatan integritas diarahkan mulai dari aparatur kecamatan hingga pemerintah desa sebagai lini pemerintahan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Semangat tersebut diharapkan menjadi komitmen bersama untuk membangun pemerintahan Kabupaten Bogor yang semakin amanah, bersih, transparan dan berintegritas.