• Sabtu, 10 Oktober 2026

PWI Pusat Hadirkan PWI CHANNEL, Akhmad Munir Soroti Tantangan Pers di Era AI

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 3 September 2026 | 15:00 WIB
PWI Pusat Hadirkan PWI CHANNEL, Akhmad Munir Soroti Tantangan Pers di Era AI
PWI Pusat Hadirkan PWI CHANNEL, Akhmad Munir Soroti Tantangan Pers di Era AI

JAKARTA, MAHATVA.ID – Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI Pusat) resmi meluncurkan PWI CHANNEL, podcast resmi yang menjadi ruang dialog terbuka bagi insan pers, pemerintah, dan masyarakat untuk membahas berbagai isu aktual terkait pers, media, teknologi, serta kepentingan publik.

Episode perdana PWI CHANNEL diluncurkan di Kantor PWI Pusat, Lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (3/9/2026). Dalam episode perdana tersebut, PWI menghadirkan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Angga Raka Prabowo sebagai narasumber.

Peluncuran PWI CHANNEL turut dihadiri Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Atal S. Depari, Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat Agus Sudibyo, Sekretaris Jenderal PWI Pusat Marthen Selamet Susanto, Sekretaris Dewan Pakar PWI Pusat Nurjaman Mochtar, Ketua Bidang Kerja Sama PWI Pusat Ariawan, Bendahara Umum PWI Pusat Sumber Rajasa Ginting, serta sejumlah pengurus PWI Pusat lainnya.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menyampaikan apresiasi atas kehadiran Angga Raka Prabowo sebagai narasumber dalam episode perdana.

Menurutnya, kehadiran pemerintah dalam forum tersebut menunjukkan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah dan insan pers untuk menjaga ekosistem informasi nasional.

“Kehadiran Bapak Angga Raka Prabowo, Wakil Menteri Komdigi, di episode perdana PWI CHANNEL ini menunjukkan bahwa pemerintah serius menempatkan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga ekosistem informasi nasional. Di tengah derasnya arus digital, tantangan kita bersama bukan hanya melawan disinformasi, tetapi juga menjaga harkat profesi wartawan di tengah tantangan disrupsi teknologi,” ujar Akhmad Munir.

Menurut Akhmad, transformasi digital telah menghadirkan perubahan besar terhadap pola produksi, distribusi, dan konsumsi informasi masyarakat.

Kondisi tersebut menuntut insan pers untuk tetap menjaga standar jurnalistik, terutama dalam memastikan informasi yang disampaikan kepada publik akurat, berimbang, dan memiliki nilai kepentingan publik.

Wamen Komdigi Angga Raka Prabowo menyampaikan ucapan selamat atas peluncuran PWI CHANNEL.

Ia berharap podcast resmi PWI Pusat tersebut dapat menjadi kanal informasi yang kredibel sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.

“Saya mengucapkan selamat atas mengudaranya PWI CHANNEL. Di tengah banjir informasi saat ini, publik butuh rujukan yang kredibel. Jadikan PWI CHANNEL sebagai channel yang berbeda. Jadikan PWI CHANNEL sebagai wadah untuk menyampaikan informasi yang utuh dan jernih serta menghadirkan narasi yang mendidik, jernih, dan mencerahkan masyarakat. Pemerintah siap bersinergi agar podcast ini menjadi ruang literasi media yang kuat,” ujar Angga Raka Prabowo.

Dalam episode perdana tersebut, Angga Raka Prabowo dipandu oleh Dede Apriadi, Wakil Ketua Bidang Penyiaran PWI Pusat.

Dalam peluncuran tersebut, Akhmad Munir turut menyoroti tantangan yang dihadapi dunia jurnalistik di tengah transformasi digital.

Kemudahan produksi dan distribusi informasi memberikan peluang besar bagi media untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas. Namun, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan berupa disinformasi, konten sensasional, hingga narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X