Ajat selanjutnya mendorong seluruh ASN agar mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan di lingkungan pemerintahan.
Perubahan tersebut, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi harus diikuti dengan perubahan pola pikir, budaya kerja, kompetensi, serta kualitas pelayanan aparatur.
“Kalau perubahan fisiknya berubah, cara berpikir dan cara kerja kita juga harus berubah. Kita harus terus bergerak mengikuti kebutuhan zaman,” tegasnya.
Ia berharap perubahan budaya kerja tersebut dapat mendorong ASN Kabupaten Bogor menjadi aparatur yang lebih responsif, profesional, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Di akhir arahannya, Ajat mengajak seluruh ASN memperkuat semangat pengabdian dan bekerja dengan sungguh-sungguh.
Ia menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi tujuan utama setiap aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Kalau kita sudah mengabdikan diri kepada negara sebagai aparatur sipil negara, maka kita wakafkan waktu dan pikiran kita untuk negara. Terutama dalam menghadapi perubahan. Layani masyarakat,” pungkasnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh ASN Kabupaten Bogor bahwa profesionalisme, kemampuan beradaptasi, komunikasi publik, serta orientasi terhadap pelayanan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun pemerintahan yang semakin efektif dan responsif.