BOGOR, MAHATVA.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus meningkatkan profesionalisme, kecepatan dalam bekerja, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Ajat saat memimpin apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Ia menegaskan, keberadaan ASN harus memberikan dampak nyata melalui pekerjaan yang dilaksanakan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Menurut Ajat, profesionalisme menjadi salah satu kunci agar roda pemerintahan berjalan efektif. Karena itu, setiap aparatur, terutama pejabat dan jajaran yang memiliki tanggung jawab membantu pimpinan, harus terus meningkatkan kompetensi dan kualitas kerja.
“Bapak-Ibu harus profesional. Kita semua harus profesional sesuai dengan bidang masing-masing, sehingga dapat membantu pimpinan dalam menjalankan tugas pemerintahan,” ujar Ajat.
Ajat juga mengingatkan pentingnya menjaga dinamika organisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Menurutnya, penyegaran dalam organisasi diperlukan agar tidak terjadi ketergantungan terhadap individu tertentu. Setiap aparatur harus memiliki kemampuan untuk menjalankan tugas secara mandiri dan profesional.
Dengan demikian, keberlangsungan pelayanan pemerintahan tidak hanya bergantung pada satu atau dua orang, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh jajaran.
Ia juga meminta ASN mengubah pola pikir dalam bekerja. Aparatur tidak boleh hanya berorientasi pada rutinitas maupun sekadar menjalankan perintah, tetapi harus memahami bahwa setiap pekerjaan merupakan bagian dari pengabdian kepada negara.
“Kita harus senang dengan apa yang kita kerjakan. Yang harus kita pikirkan adalah apa hasil yang diterima masyarakat dari pekerjaan kita,” katanya.
Selain profesionalisme, Ajat mendorong ASN untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan komunikasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Menurutnya, teknologi tidak semata-mata digunakan untuk menampilkan aktivitas pemerintah di media sosial. Lebih dari itu, teknologi harus dimanfaatkan untuk mendukung pekerjaan, pelaporan, hingga penyampaian berbagai capaian pemerintah kepada masyarakat.
“Kalau kita tidak menceritakan apa yang kita lakukan, masyarakat tidak akan tahu. Karena itu, perubahan dan hasil kerja pemerintah harus dikomunikasikan dengan baik,” jelasnya.
Ajat menilai komunikasi publik memiliki peran penting dalam membangun pemahaman masyarakat terhadap berbagai program, kebijakan, inovasi, dan perubahan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Setiap perangkat daerah pun diharapkan mampu menyampaikan capaian dan inovasinya secara tepat, transparan, dan mudah dipahami masyarakat.