• Selasa, 13 Oktober 2026

Bappenas Perkuat Perencanaan Adaptif Hadapi Kenaikan Muka Air Laut, SEPAKAT Jadi Basis Kebijakan Nasional

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 14 Juli 2026 | 14:59 WIB
Bappenas Perkuat Perencanaan Adaptif Hadapi Kenaikan Muka Air Laut, SEPAKAT Jadi Basis Kebijakan Nasional
Bappenas Perkuat Perencanaan Adaptif Hadapi Kenaikan Muka Air Laut, SEPAKAT Jadi Basis Kebijakan Nasional
  • 4.787 pekerja informal perkotaan yang berpotensi terdampak.

  • 4.566 pekerja sektor perikanan dan peternakan.

  • 65,5 persen kepala keluarga perempuan non-penerima bantuan sosial.

  • 14,59 persen wilayah UMKM pesisir.

  • 537 infrastruktur strategis yang memerlukan perhatian dalam penyusunan kebijakan adaptasi.

"Fenomena kenaikan muka air laut sudah terjadi. Kita memiliki kesempatan untuk mengantisipasinya sejak dini sehingga mitigasi dan ketahanan masyarakat dapat dibangun lebih cepat," kata Maliki.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo turut berbagi pengalaman memanfaatkan analisis dampak kenaikan muka air laut dalam penyusunan kebijakan daerah, khususnya terkait adaptasi bencana dan perlindungan masyarakat pesisir.

Sementara itu, Pelaksana Harian Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Tim Stapleton, menyatakan Pemerintah Australia mendukung penguatan sistem perencanaan berbasis bukti melalui Program SKALA.

Menurutnya, kerja sama Australia dan Indonesia bertujuan memperkuat tata kelola pembangunan daerah, meningkatkan kualitas data, serta memastikan layanan dasar bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan tetap terjaga di tengah tantangan perubahan iklim.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X