Hilirisasi Mulai Merambah Sektor Pertanian
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menambahkan bahwa agenda hilirisasi pemerintah juga mulai diarahkan ke sektor pertanian.
Menurut Luhut, DEN tengah menyiapkan pengembangan hilirisasi komoditas kratom dan kemenyan. Rencana tersebut disebut akan didukung melalui pusat riset genome sequencing di Toba.
“Sekarang era Presiden Prabowo ada dari pertanian yaitu hilirisasi kratom, hilirisasi tadi kemenyan,” ujar Luhut.
Perluasan sektor hilirisasi tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan nilai tambah komoditas Indonesia melalui pengolahan dan penguatan industri.
Dengan pertumbuhan industri nikel, aluminium, dan komponen baterai litium, serta rencana pengembangan hilirisasi pertanian, DEN memproyeksikan hilirisasi dapat memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap ekspor dan devisa Indonesia.
Artikel Terkait
Ateng Sutisna: Holding Kawasan Industri BUMN Harus Perkuat Hilirisasi dan Investasi, Bukan Tambah Beban Negara
BKSAP DPR RI Siap Promosikan Potensi Riau ke Investor Global, Dorong Percepatan Hilirisasi Industri
Komisi XIII DPR Usul Lapas Jadi Pusat Pelatihan Tenaga Kerja untuk Dukung Hilirisasi Industri