• Kamis, 8 Oktober 2026

Pesantren At-Taubah Lapas Cibinong Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 28 September 2026 | 17:43 WIB
Pesantren At-Taubah Lapas Cibinong Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan
Pesantren At-Taubah Lapas Cibinong Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan

BOGOR, MAHATVA.ID — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong terus memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan spiritual. Selain membekali keterampilan, pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan kesadaran warga binaan selama menjalani masa pidana.

Pembinaan tersebut dilakukan melalui Pesantren At-Taubah Lapas Cibinong, yang menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan secara terarah dan berkelanjutan, Senin (28/9/2026).

Sejumlah kegiatan yang diberikan meliputi kajian kitab kuning, tahfidz Al-Qur’an, pembelajaran Al-Barqi, kajian Islam, hingga kegiatan seni Islami seperti hadroh dan marawis.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan yang memberikan ruang kepada warga binaan untuk memperdalam ilmu agama sekaligus membangun kebiasaan positif.

Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan dan kepedulian juga ditanamkan melalui berbagai aktivitas yang dijalankan di Pesantren At-Taubah.

Plh. Kasi Binadik Lapas Cibinong mengatakan, pembinaan keagamaan merupakan salah satu upaya untuk mendukung proses perubahan kepribadian warga binaan.

“Kami terus mendorong agar kegiatan pembinaan keagamaan dapat dilaksanakan secara konsisten dan memberikan manfaat bagi warga binaan. Melalui Pesantren At-Taubah, mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan agama, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, dan bagaimana menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Selain pembelajaran agama, kegiatan hadroh dan marawis turut menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengembangkan kreativitas.

Aktivitas tersebut juga mendorong terciptanya kekompakan serta memberikan kegiatan positif bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Salah seorang warga binaan berinisial BI mengungkapkan, kegiatan di Pesantren At-Taubah memberikan pengalaman dan pelajaran yang berarti selama menjalani masa pembinaan.

“Selama mengikuti kegiatan di Pesantren At-Taubah, saya mendapatkan banyak pelajaran, terutama tentang agama dan bagaimana memperbaiki diri. Kegiatan seperti mengaji, tahfidz, dan hadroh membuat saya lebih disiplin dan bisa mengisi waktu dengan hal-hal yang positif,” ungkapnya.

Pembinaan melalui Pesantren At-Taubah menjadi bagian dari upaya Lapas Cibinong dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan, khususnya membentuk warga binaan agar memiliki kepribadian yang lebih baik dan kesiapan untuk kembali menjalani kehidupan bersama keluarga serta masyarakat.

Melalui pembinaan yang dilakukan secara konsisten, Lapas Cibinong berharap nilai-nilai yang diperoleh warga binaan selama berada di dalam lapas dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, masa menjalani pidana diharapkan tidak hanya menjadi periode menjalani hukuman, tetapi juga menjadi ruang bagi warga binaan untuk belajar, berbenah dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

Terpopuler

X