• Kamis, 8 Oktober 2026

Lapas Cibinong Bekali Warga Binaan Keterampilan Membuat Gitar, Buka Peluang Usaha

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB
Lapas Cibinong Bekali Warga Binaan Keterampilan Membuat Gitar, Buka Peluang Usaha
Lapas Cibinong Bekali Warga Binaan Keterampilan Membuat Gitar, Buka Peluang Usaha

BOGOR, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan gitar yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Lapas Cibinong, Rabu (23/9/2026).

Pelatihan tersebut tidak hanya diarahkan untuk mengisi waktu dengan kegiatan produktif, tetapi juga memberikan keterampilan yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.

Sejumlah warga binaan mengikuti setiap tahapan pembuatan gitar dengan pendampingan instruktur Ujang dari Gore Workshop, Banten.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pendampingan secara langsung mulai dari tahap awal hingga gitar siap dimainkan.

Proses pembuatan diawali dengan pengenalan dan pemilihan bahan kayu. Peserta kemudian belajar melakukan pengukuran dan pemotongan, membentuk bagian body gitar, merakit berbagai komponen, hingga proses finishing dan penyetelan nada.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh keterampilan praktis sekaligus menghasilkan sebuah karya.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Cibinong mengatakan, pelatihan pembuatan gitar merupakan bagian dari upaya menghadirkan pembinaan yang aplikatif dan dapat menjadi bekal bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana.

“Melalui pelatihan ini, kami tidak hanya mengajarkan bagaimana membuat sebuah gitar, tetapi juga bagaimana bekerja dengan teliti, disiplin, sabar, dan bertanggung jawab. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha dan sumber penghasilan setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Kasi Giatja.

Menurutnya, keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pembinaan diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga membuka peluang usaha maupun sumber penghasilan secara mandiri.

Antusiasme terlihat dari warga binaan berinisial S yang mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan tekun. Baginya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru yang sebelumnya belum pernah dimiliki.

“Awalnya saya pikir membuat gitar itu mudah, ternyata membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Dari sini saya belajar banyak hal, mulai dari mengukur, memotong, merakit, sampai membuat hasil akhirnya terlihat rapi. Saya senang bisa mengikuti pelatihan ini karena ada keterampilan yang bisa saya bawa setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Pelatihan pembuatan gitar menjadi salah satu wujud pembinaan kemandirian di Lapas Cibinong dalam memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar, berkarya, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah masa pidana berakhir.

Melalui kegiatan kreatif dan produktif tersebut, masa pembinaan diharapkan tidak hanya menjadi proses menjalani pidana, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk membangun keterampilan, menumbuhkan rasa percaya diri, serta mempersiapkan diri agar mampu kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

Terpopuler

X