• Sabtu, 10 Oktober 2026

Wajah Baru Bojonegoro dari Arah Jetak, Taman Rajekwesi Ditata Seluas 10.000 Meter Persegi

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 9 September 2026 | 08:40 WIB
Wajah Baru Bojonegoro dari Arah Jetak, Taman Rajekwesi Ditata Seluas 10.000 Meter Persegi
Wajah Baru Bojonegoro dari Arah Jetak, Taman Rajekwesi Ditata Seluas 10.000 Meter Persegi

BOJONEGORO, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, terus menata kawasan Taman Rajekwesi sebagai wajah baru pintu masuk perkotaan dari arah Jetak.

Penataan kawasan tersebut memadukan ruang publik, fasilitas kegiatan masyarakat, serta pusat pengembangan ekonomi kerakyatan dengan tetap mengusung identitas lokal.

Kawasan Taman Rajekwesi yang ditata memiliki luas sekitar 10.000 meter persegi. Penataan mencakup pembangunan gedung serbaguna dua lantai, pembenahan trotoar di sisi utara, hingga penataan lanskap taman.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro, Satito Hadi, mengatakan Taman Rajekwesi memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu kawasan yang dilalui masyarakat ketika memasuki wilayah perkotaan Bojonegoro.

“Kawasan Taman Rajekwesi perlu ditata kembali karena wilayah itu termasuk pintu masuk masyarakat yang melewati Bojonegoro, salah satu sisi wajah perkotaan. Tentunya tetap mengusung identitas lokal dan ekonomi kerakyatan,” ujar Satito di Kabupaten Bojonegoro, Selasa (8/9/2026).

Selain melakukan pembenahan kawasan taman, Pemkab Bojonegoro membangun gedung serbaguna di atas lahan seluas 1.023 meter persegi.

Gedung tersebut dirancang untuk menunjang berbagai aktivitas masyarakat. Pada lantai pertama tersedia sejumlah fasilitas, mulai dari teras, lobi, Galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), aula, hingga ruang kurasi atau peningkatan kapasitas masyarakat.

Fasilitas pendukung lainnya meliputi ruang kantor, toilet pria dan wanita, toilet ramah penyandang disabilitas, gudang, serta musala.

Sementara lantai kedua akan dilengkapi balkon, lima unit pujasera, dan fasilitas toilet.

Kehadiran berbagai fasilitas tersebut diharapkan dapat membuat kawasan Taman Rajekwesi lebih fungsional dan mampu mengakomodasi kegiatan masyarakat, termasuk aktivitas ekonomi.

Pemkab Bojonegoro berharap penataan Taman Rajekwesi dapat menghadirkan fasilitas publik yang bersih, representatif, dan nyaman bagi masyarakat.

Konsep penataan tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki tampilan kawasan, tetapi juga memberikan ruang bagi kegiatan sosial, kreativitas, serta pengembangan ekonomi masyarakat.

Identitas lokal menjadi salah satu unsur yang tetap dipertahankan dalam penataan kawasan tersebut. Dengan demikian, Taman Rajekwesi diharapkan tidak sekadar menjadi ruang terbuka, tetapi juga memiliki karakter yang mencerminkan Bojonegoro.

Rencana pembenahan Taman Rajekwesi telah dibahas Pemkab Bojonegoro sejak 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X