• Sabtu, 10 Oktober 2026

32.828 Guru Dapat Kesempatan Kuliah S-1/D-4, Kemendikdasmen Gandeng 127 LPTK

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 9 September 2026 | 08:36 WIB
32.828 Guru Dapat Kesempatan Kuliah S-1/D-4, Kemendikdasmen Gandeng 127 LPTK
32.828 Guru Dapat Kesempatan Kuliah S-1/D-4, Kemendikdasmen Gandeng 127 LPTK

Kolaborasi itu, kata Nunuk, menunjukkan bahwa peningkatan kualitas guru membutuhkan gotong royong antara pemerintah dan perguruan tinggi.

“Perjanjian kerja sama yang dilakukan bersama Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan merupakan salah satu bentuk gotong royong dalam memajukan pendidikan. Dengan semangat kolaboratif dan bersinergi, bergerak bersama memajukan pendidikan melalui peningkatan kualitas guru,” tutur Nunuk.

Besarnya jumlah pendaftar juga menunjukkan masih tingginya kebutuhan guru terhadap akses peningkatan kualifikasi akademik.

Dari 45.660 pendaftar Gelombang 3, sebanyak 32.828 guru mendapat fasilitasi untuk mengikuti program.

Program tersebut juga memiliki konsekuensi lebih lanjut. Kualifikasi S-1/D-4 menjadi salah satu pintu bagi guru untuk melanjutkan ke Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Tertentu dan memperoleh sertifikasi pendidik sesuai ketentuan.

Pada 2026, sebanyak 8.900 guru ditargetkan menyelesaikan Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik Gelombang 1 melalui skema afirmasi untuk kemudian melanjutkan ke program PPG.

Namun, Nunuk menegaskan keberhasilan program tidak cukup hanya diukur dari jumlah guru yang memperoleh ijazah.

“Program ini bukan hanya memenuhi tuntutan regulasi, tetapi lebih jauh mendukung upaya dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. Tak hanya kualifikasi yang terpenuhi, namun juga meningkatnya kompetensi guru dalam melaksanakan proses belajar dan mengajar di kelas,” ujarnya.

Dengan demikian, peningkatan kualifikasi akademik diarahkan untuk menghasilkan dampak nyata di ruang kelas.

Guru yang memperoleh kesempatan kuliah diharapkan tidak hanya memenuhi persyaratan formal, tetapi juga membawa pengetahuan dan kompetensi baru ke dalam proses pembelajaran.

Direktur Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal, Saiful Bari, mengatakan dukungan terhadap program tersebut penting karena masih terdapat kesenjangan kualifikasi akademik guru.

Berdasarkan data Dapodik, tercatat 174.520 guru belum memenuhi kualifikasi akademik S-1/D-4. Sebagian besar di antaranya berasal dari kelompok guru PAUD dan SD.

“Artinya, ratusan ribu anak didik kita masih belajar bersama guru yang perlu kita dukung untuk meningkatkan kompetensinya,” kata Saiful.

Menurut Saiful, dukungan 127 LPTK dalam program tersebut bukan sekadar kerja sama kelembagaan.

Kolaborasi itu menjadi bagian dari upaya memperluas akses peningkatan kualifikasi guru sekaligus memperbaiki kualitas layanan pendidikan yang diterima peserta didik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X