Tim SAR Gabungan juga telah melakukan penelusuran ke Dermaga Pagedongan, Carita, untuk mengumpulkan informasi mengenai keberangkatan speedboat dan pihak-pihak yang mengetahui perjalanan rombongan tersebut.
Dari hasil penelusuran awal, diketahui speedboat yang digunakan merupakan kapal milik Lurah Carita.
“Tim Rescue USS Pandeglang melakukan pencarian informasi ke Dermaga Pagedongan dengan hasil kapal speedboat milik Pak Lurah Carita bergerak dari Dermaga Pagedongan pada Senin, 7 September 2026, pukul 14.00 WIB dan hingga saat ini belum kembali. Pemilik kapal juga belum mendapatkan informasi dari kru kapal,” kata Rizky.
Setelah memperoleh informasi mengenai titik terakhir keberadaan kapal, Tim SAR Gabungan mulai melakukan pencarian di perairan Selat Sunda.
Basarnas memastikan hingga Selasa sore belum ada informasi resmi mengenai keberadaan maupun kondisi tujuh orang yang berada di dalam speedboat tersebut.
“Hingga saat ini belum ada informasi yang kami keluarkan bahwa seluruh korban sudah ditemukan. Untuk sementara saat ini tim dari Banten saja yang baru dikerahkan,” ungkap Rizky.
Pencarian sementara difokuskan pada lokasi yang diduga menjadi titik terakhir kapal dapat diketahui. Tim SAR terus melakukan penelusuran untuk menemukan speedboat beserta seluruh penumpang dan awak kapal.
Basarnas bersama unsur SAR lainnya juga masih mengumpulkan informasi dan melakukan upaya pencarian di perairan Selat Sunda.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai kondisi maupun keberadaan empat jurnalis dan tiga awak kapal yang berada di dalam speedboat tersebut.
Operasi SAR masih berlangsung.