BOGOR, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan melalui pemeriksaan kesehatan di Klinik Pratama Rawat Jalan Lapas Cibinong, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi Lapas Cibinong bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan Puskesmas Pabuaran Indah untuk memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan tetap terpantau selama menjalani masa pidana.
Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah atau tensi, pemeriksaan gula darah, hingga rontgen dada. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pemantauan kondisi kesehatan sekaligus mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan.
Pemeriksaan dilaksanakan di Klinik Pratama Rawat Jalan Lapas Cibinong dengan melibatkan petugas kesehatan Lapas serta tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan Puskesmas Pabuaran Indah.
Para Warga Binaan mengikuti pemeriksaan secara bertahap dengan tetap memperhatikan prosedur pelayanan kesehatan yang berlaku.
Kasubsi Bimkemaswat Lapas Kelas IIA Cibinong, Ricky Robby Rizkiawan, mengatakan pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi bagian penting dalam memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan tetap terpantau.
“Pemeriksaan ini kami laksanakan untuk memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan dapat terpantau dengan baik. Pemeriksaan tensi, gula darah, dan rontgen dada membantu kami mengetahui kondisi kesehatan secara lebih menyeluruh sehingga apabila terdapat indikasi atau keluhan tertentu dapat segera ditindaklanjuti sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Ricky juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan Puskesmas Pabuaran Indah yang telah mendukung pelaksanaan pemeriksaan.
Menurutnya, sinergi lintas sektor diperlukan untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan secara berkelanjutan.
Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Tetsa Mar’atus Sholihah, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus mendukung deteksi dini.
“Pemeriksaan tensi, gula darah, dan rontgen menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan Warga Binaan secara lebih dini. Kami berharap melalui sinergi antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan Lapas, hasil pemeriksaan dapat menjadi bagian dari pemantauan kesehatan yang berkelanjutan dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan,” ujar Tetsa.
Salah seorang Warga Binaan berinisial MF turut mengapresiasi pelayanan kesehatan yang diberikan. Menurutnya, pemeriksaan di Klinik Pratama Rawat Jalan Lapas memberikan kemudahan bagi Warga Binaan untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka.
“Kami merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan seperti ini. Bisa mengecek tensi, gula darah, dan rontgen di klinik Lapas membuat kami lebih mudah mengetahui kondisi kesehatan,” ungkapnya.
Lapas Kelas IIA Cibinong memastikan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan diberikan sesuai prosedur dan tidak dipungut biaya.