“Harusnya sekitar tiga sampai empat hari. Cuma Bapak ingin supaya cepat. Karena kondisi stabil, insya Allah bisa,” tuturnya.
Fusia juga menjelaskan alasan Bupati Bogor menjalani tindakan di rumah sakit umum daerah milik Pemerintah Kabupaten Bogor.
Menurutnya, keputusan tersebut menunjukkan kepercayaan Rudy Susmanto terhadap fasilitas pelayanan kesehatan serta kompetensi tenaga medis yang dimiliki rumah sakit daerah.
“Bapak percaya dengan fasilitas yang ada di rumah sakit umum daerah di Kabupaten Bogor. Kalau tidak percaya, Bapak tidak mungkin mau di kita,” kata Fusia.
Ia menegaskan, rumah sakit umum daerah memiliki tenaga medis yang kompeten dan fasilitas yang mampu memberikan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan pasien, termasuk dalam penanganan jantung.
“Artinya Bapak yakin dengan fasilitas yang ada, dengan dokter-dokter yang kompeten, yang salah satunya di RSUD Ciawi,” pungkasnya.
Kondisi Bupati Bogor yang dilaporkan stabil menjadi kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Untuk sementara, Rudy Susmanto masih menjalani masa observasi pascatindakan dan diharapkan dapat segera kembali beraktivitas setelah kondisi medisnya dinyatakan memungkinkan.