Sekolah Lansia juga menjadi ruang interaksi sosial melalui kegiatan kelompok, diskusi, berbagi pengalaman, kegiatan keagamaan, rekreasi, dan aktivitas bersama yang dapat memperkuat hubungan antarlansia.
Tidak kalah penting, aspek kemandirian dan produktivitas juga terus dikembangkan melalui kegiatan keterampilan dan hobi, aktivitas ekonomi produktif, pemanfaatan potensi lansia, serta berbagai kegiatan yang memungkinkan mereka tetap berkontribusi bagi keluarga dan masyarakat.
Melalui Sekolah Lansia BKL Wijayakusuma, Pemkab Bogor berharap semakin banyak masyarakat lanjut usia yang dapat menjalani masa tua dengan sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bahagia.
Pada saat yang sama, keluarga dan masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya memberikan ruang, perhatian, dan dukungan kepada para lansia agar mereka tetap memiliki peran dalam kehidupan sosial.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Bogor membangun keluarga yang semakin kuat sekaligus memastikan peningkatan angka harapan hidup berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dengan pendekatan berbasis keluarga dan masyarakat, lansia diharapkan tidak hanya dipandang sebagai kelompok yang membutuhkan pelayanan, tetapi juga sebagai bagian penting dari masyarakat yang memiliki pengalaman, pengetahuan, keterampilan, dan potensi untuk terus memberikan kontribusi bagi Kabupaten Bogor.