• Sabtu, 10 Oktober 2026

Rudy Susmanto: Sensus Ekonomi 2026 Tentukan Arah Pembangunan Kabupaten Bogor hingga 2036

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 1 September 2026 | 07:10 WIB
Rudy Susmanto: Sensus Ekonomi 2026 Tentukan Arah Pembangunan Kabupaten Bogor hingga 2036
Rudy Susmanto: Sensus Ekonomi 2026 Tentukan Arah Pembangunan Kabupaten Bogor hingga 2036

BOGOR, MAHATVA.ID – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pentingnya keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sebagai fondasi dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Bogor hingga tahun 2036.

Hal tersebut disampaikan Rudy Susmanto saat memimpin Rapat Pemaparan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Rencana Tindak Lanjut Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bogor, Senin (31/8/2026).

Menurut Rudy, pembangunan Kabupaten Bogor harus disusun berdasarkan data yang akurat dan menggambarkan kondisi riil di lapangan, bukan hanya berdasarkan asumsi.

Ia menekankan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda penting yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Karena itu, data yang dihasilkan akan menjadi salah satu dasar dalam membaca perkembangan dan menentukan arah pembangunan ekonomi daerah.

“Kita membangun wilayah tidak berangkat dari sebuah imajinasi. Kita berangkat dari sebuah data. Sensus ekonomi ini bukan sesuatu yang sederhana, karena hasilnya akan menentukan arah pembangunan Kabupaten Bogor sampai 10 tahun ke depan,” tegas Rudy.

Bupati Bogor menjelaskan, data yang dihasilkan melalui Sensus Ekonomi 2026 juga memiliki peran penting dalam menggambarkan potensi ekonomi daerah kepada dunia usaha dan investor.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan seluruh aktivitas ekonomi dapat tercatat secara akurat, baik sektor pertanian maupun nonpertanian.

“Karena itu, kita harus memastikan data yang disajikan benar-benar menggambarkan kondisi riil di lapangan,” jelasnya.

Rudy menilai akurasi data menjadi penting untuk memberikan gambaran yang tepat mengenai potensi dan perkembangan ekonomi Kabupaten Bogor.

Ia meminta seluruh jajaran pemerintahan bersama BPS memastikan pendataan mampu menjangkau seluruh kegiatan ekonomi yang berkembang di masyarakat.

Rudy Susmanto juga menekankan masih adanya waktu perpanjangan selama 10 hari untuk mengoptimalkan proses pendataan Sensus Ekonomi 2026.

Ia meminta seluruh perangkat daerah, camat, kepala desa, lurah, hingga organisasi perangkat daerah untuk bergerak bersama BPS dalam melakukan penyempurnaan data.

“Sepuluh hari ke depan akan menentukan mau dibawa ke mana Bogor untuk 10 tahun ke depan. Saya meminta tenaga, pikiran, dan kebersamaan seluruh jajaran untuk menyempurnakan data ini,” katanya.

Ia meminta setiap perangkat daerah melakukan sinkronisasi data sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X