• Sabtu, 10 Oktober 2026

Kekeringan Melanda Bogor, Bupati Rudy Susmanto Siapkan Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 31 Agustus 2026 | 13:42 WIB
Kekeringan Melanda Bogor, Bupati Rudy Susmanto Siapkan Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih
Kekeringan Melanda Bogor, Bupati Rudy Susmanto Siapkan Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih

BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan langkah jangka panjang untuk menghadapi kekeringan dan krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor. Selain mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak, pemerintah daerah akan membangun sumur di sejumlah titik yang memiliki potensi sumber air.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, persoalan ketersediaan air bersih menjadi salah satu perhatian utama Pemkab Bogor selama musim kemarau. Pemerintah daerah tidak ingin penanganan hanya dilakukan ketika masyarakat sudah mengalami kesulitan mendapatkan air.

Karena itu, Pemkab Bogor mulai menyiapkan strategi jangka panjang dengan mengidentifikasi wilayah yang memiliki potensi cadangan air tanah.

“Kita tidak hanya melakukan penanganan darurat dengan mendistribusikan air bersih. Kita juga harus menyiapkan solusi jangka panjang agar masyarakat memiliki sumber air yang bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan,” ujar Rudy.

Rudy menjelaskan, jajaran perangkat daerah terkait telah diarahkan untuk melakukan identifikasi terhadap wilayah-wilayah yang memiliki cekungan maupun potensi sumber air tanah.

Titik yang dinilai memiliki potensi akan dipertimbangkan untuk pembangunan sumur bor dan fasilitas penampungan air. Infrastruktur tersebut nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat di sekitar lokasi.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bogor memperkuat ketersediaan infrastruktur dasar, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah rawan kekeringan.

Menurut Rudy, pembangunan sumber air harus dipandang sebagai investasi jangka panjang. Keberadaan sumur dan fasilitas penampungan air diharapkan tidak hanya membantu masyarakat ketika musim kemarau, tetapi juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar air bersih secara berkelanjutan.

Di tengah upaya menyiapkan solusi jangka panjang, Pemkab Bogor tetap melakukan penanganan darurat dengan mendistribusikan bantuan air bersih ke desa-desa yang terdampak kekeringan.

Distribusi dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama sumber air mengalami penurunan akibat musim kemarau.

Rudy menegaskan, penanganan kekeringan membutuhkan kombinasi antara respons cepat dan pembangunan infrastruktur jangka panjang.

“Penanganan kekeringan tidak boleh hanya bersifat sementara. Bantuan air tetap kita salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi di sisi lain kita siapkan sumber air agar persoalan ini dapat ditangani secara lebih permanen,” jelasnya.

Pembangunan sumur bor di titik-titik yang memiliki potensi sumber air diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pasokan air bersih yang didistribusikan menggunakan kendaraan tangki ketika musim kemarau.

Selain memenuhi kebutuhan air bersih, keberadaan sumber air juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem dan potensi kekeringan pada masa mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X