• Minggu, 11 Oktober 2026

Gebrakan Pemkab Bogor di AOE 2026, Produk UMKM hingga Potensi Investasi Dikenalkan ke Pasar Lebih Luas

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:07 WIB
Gebrakan Pemkab Bogor di AOE 2026, Produk UMKM hingga Potensi Investasi Dikenalkan ke Pasar Lebih Luas
Gebrakan Pemkab Bogor di AOE 2026, Produk UMKM hingga Potensi Investasi Dikenalkan ke Pasar Lebih Luas

TANGERANG, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memanfaatkan ajang APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026 sebagai momentum strategis untuk memperluas promosi produk unggulan daerah sekaligus memperkenalkan berbagai potensi dan peluang investasi Kabupaten Bogor kepada pasar yang lebih luas.

AOE 2026 resmi dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, di Hall 3 dan 3A Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (27/8/2026).

Pameran yang berlangsung hingga 29 Agustus 2026 tersebut menjadi ruang pertemuan bagi pemerintah daerah, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dunia usaha, investor, serta berbagai pemangku kepentingan dari berbagai wilayah.

Dalam ajang tersebut, Pemkab Bogor menghadirkan beragam produk unggulan UMKM serta komoditas khas daerah. Berbagai produk yang ditampilkan menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi masyarakat Kabupaten Bogor kepada calon mitra usaha dan konsumen.

Tidak hanya menampilkan produk unggulan, Kabupaten Bogor juga memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana untuk memperkenalkan potensi investasi daerah.

Berbagai informasi mengenai peluang investasi dan pengembangan usaha ditampilkan melalui videotron di area stan Kabupaten Bogor. Pemanfaatan media digital tersebut diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh calon investor maupun pengunjung.

Promosi digital tersebut juga menjadi bagian dari strategi Pemkab Bogor dalam memperkuat daya tarik daerah bagi para investor.

Kabupaten Bogor memiliki beragam potensi yang dapat terus dikembangkan, baik pada sektor ekonomi, perdagangan, industri, pariwisata, maupun sektor lainnya yang memiliki peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui keikutsertaan dalam AOE 2026, Pemkab Bogor berupaya mempertemukan berbagai potensi tersebut dengan pasar, investor, dan calon mitra usaha.

Dalam pembukaan AOE 2026, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mendorong pemerintah daerah agar tidak hanya menjadikan pameran sebagai sarana untuk menampilkan berbagai potensi yang dimiliki.

Menurutnya, potensi daerah harus mampu dikembangkan menjadi investasi, transaksi, serta kerja sama nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sejalan dengan semangat tersebut, keikutsertaan Kabupaten Bogor dalam APKASI Otonomi Expo 2026 tidak sekadar diarahkan sebagai kegiatan promosi.

Ajang tersebut menjadi ruang strategis untuk memperluas jejaring, membuka komunikasi dengan calon investor dan pelaku usaha, sekaligus menciptakan peluang kerja sama yang dapat memberikan dampak terhadap penguatan perekonomian daerah.

Pemkab Bogor berharap promosi produk unggulan dan potensi investasi yang dilakukan selama AOE 2026 mampu membuka akses pasar baru bagi pelaku UMKM serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X