JAKARTA, MAHATVA.ID – Rencana aksi boikot yang dilakukan The Jakmania terhadap laga uji coba Persija Jakarta menghadapi Brisbane Roar mendapat perhatian dari pelatih Persija, Shin Tae-yong (STY).
Persija Jakarta dijadwalkan menggelar launching tim sekaligus pertandingan uji coba menghadapi klub asal Australia, Brisbane Roar, di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (29/8/2026) malam WIB.
Namun, agenda tersebut diwarnai sikap boikot dari The Jakmania. Kelompok suporter Persija itu memutuskan tidak menghadiri laga setelah mempersoalkan harga tiket yang dinilai terlalu mahal.
Persija sebelumnya mengalokasikan tiket kategori 2 tier 1 dengan harga Rp150 ribu dan kategori 2 tier 2 seharga Rp130 ribu kepada Pengurus Pusat (PP) The Jakmania. Kebijakan tersebut kemudian mendapat respons dari kelompok suporter.
Menanggapi sikap The Jakmania, Shin Tae-yong mengaku baru mengetahui adanya rencana boikot tersebut.
"Saya baru pertama kali mendengar hal tersebut, jadi kurang tahu secara pasti. Para penggemar Jakmania selalu datang dan mendukung kami karena mereka ingin tim Jakarta ini berkembang dengan baik," ujar Shin Tae-yong saat ditemui di JIS, Jumat (28/8/2026).
Menurut STY, keberadaan suporter memiliki peran penting bagi keberlangsungan sebuah klub sepak bola. Karena itu, ia berharap hubungan antara Persija dan The Jakmania dapat terus terjaga dengan baik.
"Saya selalu berpikir bahwa sebuah klub sepakbola bisa bertahan selamanya karena memiliki suporter, jadi saya berharap hubungan dengan para suporter bisa dibangun dengan baik," katanya.
Sebelumnya, Persija Jakarta telah menyampaikan sikap resmi terkait keputusan The Jakmania untuk tidak menghadiri laga melawan Brisbane Roar.
Klub berjuluk Macan Kemayoran itu menghormati sikap dan keputusan The Jakmania terkait pertandingan yang akan digelar di JIS.
Persija kemudian mengambil alih penjualan tiket yang sebelumnya dialokasikan kepada PP The Jakmania.
"Persija menghormati sikap dan keputusan The Jakmania terkait pertandingan Persija vs Brisbane Roar pada 29 Agustus 2026," demikian pernyataan Persija.
Persija juga berharap pengambilalihan penjualan tiket tersebut dapat membuka akses lebih luas bagi para pendukung yang ingin menyaksikan langsung pertandingan di Jakarta International Stadium.
"Persija berharap keputusan ini dapat memberikan akses yang lebih luas kepada seluruh pendukung yang ingin hadir langsung memberikan dukungan di Jakarta International Stadium," lanjut pernyataan tersebut.