• Minggu, 11 Oktober 2026

Penuh Khidmat, Maulid Nabi di Lapas Cibinong Jadi Momentum Warga Binaan Perbaiki Diri

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:30 WIB
Penuh Khidmat, Maulid Nabi di Lapas Cibinong Jadi Momentum Warga Binaan Perbaiki Diri
Penuh Khidmat, Maulid Nabi di Lapas Cibinong Jadi Momentum Warga Binaan Perbaiki Diri

BOGOR, MAHATVA.ID – Suasana khidmat menyelimuti Masjid At-Taubah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong saat jajaran petugas bersama ratusan warga binaan mengikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (28/8/2026).

Peringatan Maulid Nabi tersebut tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan harapan, memperkuat keimanan, serta mendorong warga binaan membuka lembaran baru dalam kehidupan.

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk mengenang kelahiran dan perjuangan Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak mulia yang diajarkan, seperti kesabaran, kejujuran, kasih sayang, dan kepedulian terhadap sesama.

Tausiah dalam kegiatan tersebut disampaikan Ustaz Abdur Rahman Al-Farigi dari Pondok Pesantren Ni'matul Ummah, Depok.

Dalam tausiah, warga binaan diajak menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam memperbaiki diri dan membangun kehidupan yang lebih baik.

“Setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Jangan melihat masa lalu sebagai akhir dari segalanya, tetapi jadikan sebagai pelajaran untuk memperbaiki diri dan menata masa depan,” ujar Ustaz Abdur Rahman Al-Farigi.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kesempatan untuk berubah selalu terbuka. Masa pembinaan di Lapas dapat dimanfaatkan sebagai ruang introspeksi, memperkuat mental dan spiritual, serta mempersiapkan diri sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian bagi warga binaan Lapas Kelas IIA Cibinong.

Melalui kegiatan keagamaan, warga binaan didorong meningkatkan keimanan, melakukan introspeksi, serta membangun kesadaran untuk memperbaiki kesalahan dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Cibinong yang diwakili Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) menegaskan pentingnya menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai bagian dari proses pembinaan.

“Mari kita jadikan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sebagai momentum perubahan dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, baik dalam perkataan, perbuatan, kesabaran, kejujuran, maupun kasih sayang kepada sesama. Nilai-nilai tersebut hendaknya dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari proses memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap Kasi Binadik.

Ia menambahkan, pembinaan keagamaan diharapkan mampu memberikan ketenangan batin sekaligus membangun keyakinan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki kehidupannya.

Menurutnya, proses pembinaan di Lapas bukan hanya berkaitan dengan perubahan perilaku, tetapi juga bagaimana membangun karakter dan meningkatkan keimanan warga binaan.

Makna peringatan Maulid Nabi juga dirasakan langsung oleh salah seorang warga binaan berinisial AR yang mengikuti kegiatan tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X