• Minggu, 11 Oktober 2026

SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa, Dorong Pers Ikut Merawat Desa dan NKRI

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 28 Agustus 2026 | 07:47 WIB
SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa, Dorong Pers Ikut Merawat Desa dan NKRI
SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa, Dorong Pers Ikut Merawat Desa dan NKRI

“Lima provinsi ini menjadi pilot project SMSI. Namun dalam waktu dekat akan dilakukan konsolidasi secara serentak di seluruh provinsi,” papar Firdaus.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi media anggota SMSI untuk memperkuat pemberitaan mengenai berbagai potensi, persoalan, pembangunan, serta dinamika masyarakat desa.

Dengan demikian, desa tidak hanya menjadi objek pemberitaan, tetapi juga mendapatkan ruang yang lebih besar untuk menyampaikan potensi dan kebutuhan masyarakatnya.

Dalam dialog nasional, Hasyim juga menyoroti fenomena informasi yang disampaikan secara sepotong-sepotong atau lepas dari konteks.

Menurutnya, informasi semacam itu berpotensi menimbulkan distorsi terhadap kebijakan pemerintah yang tengah menjadi prioritas.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengagendakan dialog dengan sejumlah organisasi mahasiswa dari perguruan tinggi, antara lain BEM UI, UGM, dan ITB.

Dialog tersebut nantinya diharapkan dapat menghasilkan masukan, koreksi, sekaligus rekomendasi bagi pemerintah.

“Sebagai penasehat Presiden, masukan-masukan dari kampus akan kami sampaikan dan rekomendasikan kepada Presiden untuk pembenahan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Firdaus juga menyampaikan perhatian terhadap kondisi Gedung Dewan Pers yang dinilai sudah kurang representatif untuk menunjang aktivitas insan pers.

Menurutnya, Gedung Dewan Pers merupakan salah satu pusat kegiatan pers nasional sehingga perlu mendapat perhatian dalam aspek sarana dan prasarana.

“Di tempat ini Dewan Pers bermarkas, segala kegiatan Dewan Pers digerakkan dari gedung ini, tetapi konstituen belum bisa diakomodir. Jadi mereka (konstituen) terpisah-pisah sesuai dengan kondisi masing-masing,” jelas Firdaus.

Usulan tersebut mendapat respons positif dari Hasyim. Ia menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

“Sayang saya baru dapat masukan ini sekarang. Kemarin baru saja bertemu dan dialog panjang lebar dengan Menkomdigi, Meutya Hafid,” ujar Hasyim.

Respons tersebut langsung mendapat apresiasi dari peserta yang hadir.

Pengukuhan Pokja Newsroom Jaga Desa dihadiri lebih dari seratus peserta dan undangan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog nasional yang menghadirkan sejumlah tokoh dan akademisi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X