• Minggu, 11 Oktober 2026

Tabuh Bedug di Jombang, Presiden Prabowo Resmi Buka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 28 Agustus 2026 | 07:32 WIB
Tabuh Bedug di Jombang, Presiden Prabowo Resmi Buka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
Tabuh Bedug di Jombang, Presiden Prabowo Resmi Buka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

JOMBANG, MAHATVA.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri sekaligus meresmikan pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Lapangan Untung Surapati, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).

Muktamar ke-35 NU mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa” dan menjadi forum permusyawaratan tertinggi organisasi Nahdlatul Ulama dalam merumuskan arah organisasi serta berbagai rekomendasi bagi umat dan bangsa.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo disambut jajaran pengurus Nahdlatul Ulama serta para peserta muktamar.

Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan lagu Syubbanul Wathon.

Suasana khidmat semakin terasa ketika ayat suci Al-Qur'an dilantunkan, dilanjutkan dengan pembacaan Selawat Badar.

Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum, K.H. Hasib Wahab Chasbullah, kemudian memimpin doa untuk mengawali rangkaian kegiatan Muktamar ke-35 NU.

Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, Syaifullah Yusuf, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus Nahdlatul Ulama dari berbagai tingkatan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Peserta resmi berasal dari 38 pengurus wilayah, lebih dari 550 pengurus cabang, serta 33 Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama.

Selain peserta resmi, Muktamar ke-35 NU juga diperkirakan diramaikan puluhan ribu warga yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kami memperkirakan Muktamar ini juga akan dimeriahkan sekitar lebih dari 50 ribu ‘romlah’, rombongan lilahi ta’ala, yang datang dari berbagai penjuru Tanah Air. Ada yang datang berombongan, ada pula yang datang seorang diri. Ada yang naik pesawat, naik kereta, naik bus, menggunakan kendaraan pribadi,” ungkap Syaifullah.

Antusiasme warga tersebut menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepadanya untuk menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 NU.

Kepala Negara menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama merupakan organisasi dan institusi bersejarah yang memiliki jasa besar dalam perjalanan perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Ini kehormatan besar bagi saya. Nahdlatul Ulama adalah institusi yang bersejarah yang sangat besar jasanya dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X