• Minggu, 11 Oktober 2026

Permintaan Pasar Meningkat, Lapas Terbuka Kendal Genjot Produksi Pupuk Kohe

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:31 WIB
Permintaan Pasar Meningkat, Lapas Terbuka Kendal Genjot Produksi Pupuk Kohe
Permintaan Pasar Meningkat, Lapas Terbuka Kendal Genjot Produksi Pupuk Kohe

KENDAL, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kendal terus meningkatkan produksi pupuk kotoran hewan (kohe) giling fermentasi seiring tingginya permintaan pasar terhadap produk hasil program pembinaan kemandirian warga binaan.

Peningkatan produksi dilakukan dengan memperkuat ketersediaan bahan baku sekaligus membangun kerja sama dengan masyarakat sekitar, khususnya para peternak kambing dan domba.

Melalui kerja sama tersebut, Lapas Terbuka Kendal memanfaatkan kotoran hewan dari peternakan masyarakat sebagai bahan baku utama pembuatan pupuk organik.

Bahan baku kohe yang diperoleh kemudian melalui sejumlah tahapan pengolahan, mulai dari pengumpulan, penjemuran, penggilingan hingga proses fermentasi. Setelah seluruh proses selesai, pupuk dikemas dan dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Kerja sama dengan peternak tidak hanya bertujuan menjaga ketersediaan bahan baku di tengah meningkatnya permintaan. Program tersebut sekaligus memberikan nilai tambah terhadap limbah peternakan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal.

Kotoran kambing dan domba yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah kini dapat diolah menjadi pupuk organik bernilai ekonomis.

Langkah tersebut juga menjadi bentuk pemanfaatan potensi lokal melalui kolaborasi antara Lapas Terbuka Kendal dan masyarakat sekitar.

Produksi pupuk kohe menjadi salah satu bagian dari program pembinaan kemandirian di Lapas Terbuka Kendal.

Warga binaan dilibatkan dalam berbagai tahapan produksi sehingga memperoleh pengalaman dan keterampilan praktis, khususnya di bidang pengolahan pupuk organik.

Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Terbuka Kendal mengatakan peningkatan produksi pupuk kohe merupakan bentuk komitmen untuk mengembangkan program pembinaan yang produktif sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Tingginya permintaan pasar menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kapasitas produksi. Salah satunya dengan membangun sinergi bersama peternak kambing dan domba di sekitar Lapas Terbuka Kendal untuk memastikan ketersediaan bahan baku,” ujarnya.

Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya mendukung keberlangsungan produksi, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Selain memenuhi kebutuhan produksi, kerja sama ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X