• Minggu, 11 Oktober 2026

SKK Migas Dorong Kesiapsiagaan Kebakaran, PT SRB Siagakan Dua Unit Damkar dan Drone

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:00 WIB
SKK Migas Dorong Kesiapsiagaan Kebakaran, PT SRB Siagakan Dua Unit Damkar dan Drone
SKK Migas Dorong Kesiapsiagaan Kebakaran, PT SRB Siagakan Dua Unit Damkar dan Drone

JAKARTA, MAHATVA.ID – Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menegaskan pentingnya peran aktif perusahaan dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, khususnya di sekitar wilayah operasional dan permukiman masyarakat.

Menurut Djoko, keterlibatan perusahaan dalam penanganan kondisi darurat menjadi bagian penting dari upaya bersama untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus meminimalkan dampak kebakaran terhadap lingkungan.

Salah satu bentuk partisipasi tersebut dilakukan PT SRB dengan menyiagakan dua unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) yang berada sekitar tiga kilometer dari permukiman warga.

“Sebagai bentuk partisipasi kami, PT SRB sudah mempunyai dua unit Damkar yang siap siaga dan berjarak sekitar tiga kilometer. Armada tersebut juga sudah membantu memadamkan kebakaran di dekat permukiman warga,” ujar Djoko Siswanto.

Djoko menjelaskan, kesiapan dua unit Damkar tersebut memungkinkan perusahaan memberikan respons lebih cepat apabila terjadi kebakaran di sekitar wilayah operasional maupun kawasan yang berdekatan dengan permukiman masyarakat.

Keberadaan armada pemadam yang siaga menjadi salah satu bagian dari langkah preventif sekaligus respons cepat dalam menghadapi kondisi darurat.

Selain dukungan sarana pemadaman, PT SRB juga memperkuat sistem pemantauan lingkungan dengan memanfaatkan teknologi drone.

“Selain itu, kami juga sudah mempunyai drone yang selalu memantau situasi dan kondisi di lingkungan sekitar,” kata Djoko.

Pemanfaatan drone tersebut diharapkan dapat membantu melakukan pemantauan kondisi lingkungan secara berkala sekaligus mendukung deteksi dini apabila terdapat potensi kebakaran.

Djoko menegaskan, dalam menjalankan langkah-langkah kesiapsiagaan tersebut, PT SRB terus mendapatkan arahan dan dukungan dari SKK Migas.

Menurutnya, kesiapsiagaan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi antara perusahaan, SKK Migas, pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat untuk memastikan penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

“SKK Migas terus memberikan arahan dan dukungan dalam upaya kesiapsiagaan yang dilakukan perusahaan,” ujarnya.

Kolaborasi tersebut menjadi penting, terutama dalam menghadapi potensi kebakaran yang dapat berdampak terhadap lingkungan, fasilitas operasional, maupun permukiman warga.

Dengan dukungan armada Damkar dan teknologi pemantauan, perusahaan diharapkan dapat memperkuat sistem pencegahan sekaligus mempercepat respons ketika terjadi keadaan darurat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X