• Minggu, 11 Oktober 2026

Karhutla Kalteng Capai 7.634 Hektare, Prabowo Tambah Armada Water Bombing

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 24 Agustus 2026 | 07:54 WIB
Karhutla Kalteng Capai 7.634 Hektare, Prabowo Tambah Armada Water Bombing
Karhutla Kalteng Capai 7.634 Hektare, Prabowo Tambah Armada Water Bombing

PALANGKA RAYA, MAHATVA.ID – Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Sejumlah langkah mitigasi dilakukan secara intensif untuk menghentikan perluasan kebakaran sekaligus mencegah munculnya titik api baru.

Penguatan penanganan tersebut dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto menerima laporan mengenai kondisi dan kebutuhan di lapangan saat memimpin rapat di Posko Aju Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden memastikan dukungan pemerintah dalam penanganan karhutla terus diperkuat.

“Dalam rapat di Posko Aju Penanganan Karhutla Kalteng, Palangka Raya, Sabtu, 22 Agustus 2026, Presiden menerima laporan kebutuhan di lapangan dan memastikan dukungan pemerintah terus diperkuat,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis.

Untuk memperkuat operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan, pemerintah akan menambah empat helikopter water bombing.

Tambahan armada tersebut dijadwalkan mulai memperkuat operasi pemadaman pada Minggu (23/8/2026).

“Empat helikopter water bombing akan ditambahkan besok untuk memperkuat operasi pemadaman,” kata Teddy.

Selain dukungan udara, pemerintah juga menyiapkan kendaraan pemadam serta berbagai sarana pendukung untuk memastikan ketersediaan air di lokasi kebakaran.

Pemerintah terus memenuhi kebutuhan pompa, pipa air, hingga mesin bor air guna memperkuat suplai air bagi petugas yang melakukan operasi pemadaman di lapangan.

“Mobil pemadam disiapkan untuk mendukung penanganan kebakaran di lapangan. Penyediaan pompa, pipa-pipa air, dan mesin bor air terus dipenuhi untuk memperkuat suplai air bagi operasi pemadaman,” lanjut Teddy.

Selain memadamkan titik api yang telah muncul, pemerintah juga memperkuat langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan titik api baru tidak kembali muncul.

Kesiapsiagaan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla terus ditingkatkan. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengendalikan kebakaran secara menyeluruh, baik melalui operasi pemadaman maupun pencegahan.

Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, luas kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah sepanjang 1 Januari hingga 1 Agustus 2026 tercatat mencapai 7.634,46 hektare.

Menurut Teddy, angka tersebut lebih rendah dibandingkan luas karhutla yang terjadi pada sejumlah tahun sebelumnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X