BOGOR, MAHATVA.ID — Komitmen terhadap pelestarian alam menjadi bagian penting dalam perjalanan EIGER selama lebih dari tiga dekade. Semangat tersebut kini diterjemahkan melalui pengembangan EIGER Nature, sebuah ruang ekowisata yang mengusung nilai konservasi, keberlanjutan, serta pembelajaran lintas generasi.
Pendiri EIGER, Ronny Lukito, mengatakan keindahan alam yang telah menjadi bagian dari perjalanan EIGER turut menumbuhkan keinginan untuk membagikan manfaat tersebut kepada lebih banyak masyarakat.
Menurutnya, alam bukan hanya tempat untuk menikmati keindahan dan melakukan aktivitas petualangan, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, bertumbuh, sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan.
“Keindahan dan kemegahan alam telah memberkati kami untuk berjalan sejauh ini. Dari anugerah itu tumbuh niat tulus untuk membagikan berkat-Nya ke lebih banyak kalangan, agar kita semua dapat belajar dan tumbuh dari alam,” ujar Ronny.
Ia menuturkan, kepedulian terhadap alam telah menjadi bagian dari perjalanan EIGER yang tumbuh dari kecintaan terhadap alam dan aktivitas petualangan selama 36 tahun.
Melalui EIGER Nature, semangat tersebut kemudian diwujudkan dalam sebuah konsep ekowisata yang tidak hanya menawarkan pengalaman berada di alam, tetapi juga menempatkan konservasi, keberlanjutan, dan edukasi sebagai bagian penting dari pengembangannya.
“Komitmen terhadap pelestarian alam adalah bagian dari perjalanan panjang EIGER, yang tumbuh dari kecintaan pada alam dan petualangan sejak 36 tahun lalu. Melalui EIGER Nature, kami menerjemahkan semangat itu menjadi ruang ekowisata yang berfokus pada konservasi, keberlanjutan, dan pembelajaran lintas generasi,” katanya.
Alam, Manusia, dan Budaya Berjalan Bersama
Ronny menegaskan, upaya menjaga alam tidak dapat dipisahkan dari penghargaan terhadap manusia dan budaya.
Ketiga unsur tersebut, kata dia, menjadi nilai yang terus menuntun EIGER dalam menghadirkan ruang yang memungkinkan alam, budaya, dan manusia dapat tumbuh secara harmonis.
“Sejak awal, kami percaya bahwa menjaga alam tidak bisa dipisahkan dari menghargai manusia dan mencintai budaya. Tiga nilai ini telah menuntun langkah kami untuk menghadirkan ruang di mana alam, budaya, dan manusia dapat berjalan beriringan dalam harmoni,” tuturnya.
Melalui pendekatan tersebut, EIGER Nature diarahkan bukan sekadar menjadi destinasi wisata, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang mendorong masyarakat untuk memiliki hubungan yang lebih baik dengan alam dan lingkungan sekitar.
Kesadaran tersebut diharapkan dapat tumbuh melalui pengalaman langsung, pembelajaran, serta keterlibatan masyarakat dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan ekowisata.
Mendorong Kebaikan yang Berkelanjutan
Ronny mengatakan perjalanan membangun ekowisata juga membutuhkan kesadaran untuk terus belajar dan mengambil keputusan yang memberikan manfaat bagi manusia maupun lingkungan.
“Kami berupaya untuk terus melangkah dengan kesadaran yang lebih dalam, untuk hidup selaras dengan alam, menumbuhkan rasa peduli, dan mengambil keputusan yang membawa kebaikan bagi sesama dan lingkungan,” ujarnya.