• Minggu, 11 Oktober 2026

Utang RI Tembus Rp8.084 Triliun, Pinjaman dari AS Melonjak dan Jarak dengan China Makin Lebar

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:18 WIB
Utang RI Tembus Rp8.084 Triliun, Pinjaman dari AS Melonjak dan Jarak dengan China Makin Lebar
Utang RI Tembus Rp8.084 Triliun, Pinjaman dari AS Melonjak dan Jarak dengan China Makin Lebar

Dalam setahun, posisi utang Indonesia dari AS juga meningkat cukup tajam. Dibandingkan Juni 2025 yang sebesar US$26,42 miliar, nilainya bertambah US$3,11 miliar atau sekitar 11,8 persen.

Utang dari China Hanya Bertambah Tipis

Berbeda dengan AS, posisi utang Indonesia dari China hanya mengalami kenaikan tipis.

Pada Juni 2026, utang Indonesia dari China tercatat sebesar US$25,69 miliar, naik sekitar US$90,9 juta atau 0,36 persen dibandingkan Mei 2026 yang sebesar US$25,60 miliar.

Dengan kenaikan yang jauh lebih kecil dibandingkan AS, selisih utang Indonesia dari kedua negara tersebut semakin melebar.

Pada Mei 2026, perbedaan posisi utang dari AS dan China masih sekitar US$2,41 miliar. Namun, pada Juni 2026 selisih tersebut meningkat menjadi sekitar US$3,85 miliar.

Jika dibandingkan Juni 2025, utang Indonesia dari China sebenarnya tetap mengalami kenaikan sekitar US$1,74 miliar atau 7,3 persen.

Mayoritas utang Indonesia dari China juga berasal dari sektor swasta. Dari total US$25,69 miliar, sekitar US$24,29 miliar merupakan utang swasta, sedangkan sisanya sebesar US$1,40 miliar berasal dari pemerintah dan bank sentral.

Singapura Masih Jadi Kreditor Terbesar

Meski mengalami penurunan, Singapura masih menjadi negara kreditor terbesar Indonesia.

Pada Juni 2026, posisi utang Indonesia dari Singapura tercatat sebesar US$51,07 miliar, turun US$1,59 miliar dibandingkan Mei 2026 yang mencapai US$52,66 miliar.

Jika dibandingkan dengan Juni 2025, utang Indonesia dari Singapura bahkan telah berkurang sekitar US$5,81 miliar atau 10,2 persen.

Setelah Singapura, Amerika Serikat berada di posisi kedua sebagai negara dengan posisi pinjaman terbesar kepada Indonesia, disusul China di peringkat ketiga.

Jepang berada di urutan keempat dengan nilai US$21,22 miliar, sementara Hong Kong menempati posisi kelima dengan US$19,86 miliar.

Perubahan posisi ULN tersebut menunjukkan adanya pergeseran dalam komposisi kreditur Indonesia. Kenaikan tajam utang dari AS, pertumbuhan terbatas dari China, serta penurunan posisi utang dari Singapura menjadi dinamika yang menonjol pada akhir triwulan II-2026.

Secara keseluruhan, peningkatan ULN Indonesia hingga mencapai US$453,37 miliar terutama didorong oleh lonjakan posisi utang Bank Indonesia, sementara ULN pemerintah dan swasta justru mengalami penurunan secara bulanan.

Posisi Utang Indonesia dari Sejumlah Negara pada Juni 2026

NegaraPosisi Utang
SingapuraUS$51,07 miliar
Amerika SerikatUS$29,54 miliar
ChinaUS$25,69 miliar
JepangUS$21,22 miliar
Hong KongUS$19,86 miliar
Korea SelatanUS$8,94 miliar
PrancisUS$8,88 miliar
JermanUS$4,95 miliar
InggrisUS$3,96 miliar
BelandaUS$3,78 miliar
SwissUS$2,52 miliar
AustraliaUS$2,06 miliar

Sumber: Data Bank Indonesia, Statistik Utang Luar Negeri Indonesia edisi Agustus 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X