Kemampuan manufaktur Indonesia juga mulai mendapat pengakuan di pasar internasional.
PT Virtue Diagnostics Indonesia telah mengekspor reagen bermerek VIRTUEDX serta instrumen diagnostik VERCENTRA ke Filipina.
Ekspor tersebut menjadi tonggak penting bagi industri IVD nasional karena menunjukkan bahwa produk hasil manufaktur Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga memiliki daya saing di pasar global.
Keberhasilan menembus pasar Filipina sekaligus membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas ekspor ke negara-negara lainnya.
Ke depan, Virtue Diagnostics berencana terus meningkatkan investasi di bidang penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D).
Perusahaan juga akan meningkatkan kapasitas manufaktur, menghadirkan inovasi diagnostik terbaru, serta memperluas jaringan distribusi di dalam dan luar negeri.
Penguatan industri IVD nasional diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan Indonesia dalam menghasilkan alat diagnostik berteknologi tinggi, tetapi juga memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional.
Dengan semakin berkembangnya manufaktur lokal, Indonesia berpeluang memperkuat posisi sebagai basis produksi alat diagnostik di kawasan Asia Tenggara sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.
Perkembangan tersebut menjadi sinyal positif bahwa industri kesehatan Indonesia memiliki peluang untuk naik kelas, dari pasar pengguna menjadi salah satu basis produksi dan ekspor produk diagnostik berteknologi tinggi.