• Senin, 12 Oktober 2026

Produk Diagnostik Buatan Indonesia Tembus Pasar Ekspor, Virtue Diagnostics Perkuat Industri IVD

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 10 Agustus 2026 | 13:54 WIB
Produk Diagnostik Buatan Indonesia Tembus Pasar Ekspor, Virtue Diagnostics Perkuat Industri IVD
Produk Diagnostik Buatan Indonesia Tembus Pasar Ekspor, Virtue Diagnostics Perkuat Industri IVD

JAKARTA, MAHATVA.ID — Produk diagnostik buatan Indonesia semakin menunjukkan daya saing di pasar internasional. Melalui investasi manufaktur berteknologi tinggi, inovasi produk, serta penerapan standar mutu global, PT Virtue Diagnostics Indonesia membuktikan bahwa industri In Vitro Diagnostics (IVD) nasional memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus menembus pasar ekspor.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Industrial Symposium pada ajang INDOHEALTHCARE GAKESLAB Expo 2026 di Jakarta. Forum tersebut menjadi momentum bagi PT Virtue Diagnostics Indonesia untuk memperlihatkan sinergi antara investasi global dan kemampuan manufaktur lokal dalam menghasilkan produk diagnostik berkualitas dan kompetitif.

Pengembangan industri IVD lokal dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produk diagnostik impor.

Founder & Global CEO Virtue Diagnostics, Johnson Zhang, mengatakan Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai salah satu pusat manufaktur IVD di kawasan Asia Tenggara.

Menurutnya, keputusan perusahaan membangun fasilitas produksi di Indonesia didasarkan pada keyakinan bahwa kebutuhan layanan diagnostik nasional dapat dipenuhi melalui produk yang diproduksi di dalam negeri dengan tetap menerapkan standar kualitas internasional.

“Indonesia adalah negara dengan tantangan geografis yang sangat unik. Ribuan pulau, populasi yang besar, dan masih terbatasnya akses layanan diagnostik di berbagai daerah membutuhkan solusi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga diproduksi secara lokal. Karena itu, kami memilih untuk membangun manufaktur di Indonesia, bukan sekadar menjual produk ke Indonesia,” ujar Johnson Zhang di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Mengusung filosofi “In the Region, for the Region”, Virtue Diagnostics membangun fasilitas manufaktur modern seluas 12.200 meter persegi di Cikarang.

Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi lebih dari 1.000 unit instrumen diagnostik per tahun dan mampu memproduksi hingga 6.000 liter reagen setiap hari.

Fasilitas yang diresmikan pada 2024 itu menjadi salah satu fondasi pengembangan industri diagnostik nasional yang berorientasi pada pasar global.

Memasuki 2026, Virtue Diagnostics kembali memperkuat investasinya melalui pengembangan lini diagnostik molekuler dan peluncuran teknologi cartridge-based immunology.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas portofolio produk sekaligus menjawab kebutuhan pemeriksaan diagnostik yang semakin beragam.

Hingga saat ini, perusahaan telah mengantongi izin edar untuk 193 produk diagnostik di Indonesia.

Platform unggulan yang dikembangkan mencakup imunologi, biokimia, hematologi, hingga diagnostik molekuler.

Seluruh platform tersebut juga telah mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X