Selain itu, tersedia sejumlah lokasi untuk kegiatan camping dan overland, serta fasilitas olahraga yang dapat dimanfaatkan wisatawan.
“Kalau ingin merasakan jadi warga Desa Malasari, datang ke Malasari. Rumah penduduk dibuka untuk homestay bagi siapa pun yang hadir. Juga tersedia beberapa tempat untuk camping, untuk overland, dan banyak fasilitas olahraga yang ada di Desa Malasari,” tuturnya.
Pemkab Bogor memastikan Tour Malasari akan terus dikembangkan sebagai agenda olahraga dan pariwisata tahunan.
Setelah memasuki seri kedua pada 2026, kegiatan tersebut ditargetkan kembali digelar pada 2027 dan memasuki seri ketiga dengan sejumlah peningkatan.
“Kita sudah sepakat dari awal seri pertama menjadikan agenda ini menjadi agenda rutin event tahunan. Ini sudah masuk seri kedua, tahun depan masuk seri ketiga,” kata Rudy.
Untuk pelaksanaan seri ketiga, Pemkab Bogor berharap kondisi infrastruktur di kawasan Malasari semakin baik. Salah satu targetnya adalah pelebaran jalan dan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU).
“Tahun ketiga mudah-mudahan dengan infrastruktur jalan yang lebih lebar, penerangan jalan umum insyaallah sudah terpasang semua,” ujarnya.
Pemkab Bogor juga menyiapkan rencana pengembangan konektivitas wisata pada 2027. Salah satu yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan akses yang menghubungkan Desa Cianten dengan Desa Malasari.
Rudy menyebut konektivitas tersebut berpotensi menyatukan dua kawasan perkebunan teh besar di Kabupaten Bogor sekaligus membuka jalur wisata baru.
“Nanti untuk rute baru kita akan bicarakan kembali, karena 2027 kita merencanakan akan menghubungkan Desa Cianten dengan Desa Malasari. Jadi dua kebun teh besar akan kita satukan di Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Rencana tersebut diharapkan dapat dikembangkan melalui sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi sehingga akses wisata dapat diperluas menuju kawasan Pelabuhan Ratu dan selanjutnya terhubung dengan wilayah Kabupaten Lebak, Banten.
Jika terealisasi, jalur tersebut berpotensi menjadi koridor wisata yang menghubungkan Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, hingga Kabupaten Lebak, Banten.
“Ini menjadi jalan wisata Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Lebak Banten,” tutup Rudy Susmanto.
Dengan mengintegrasikan pembangunan infrastruktur, olahraga, dan pariwisata, Tour Malasari diharapkan berkembang menjadi event tahunan yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat serta memperkuat posisi Desa Malasari sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Bogor.