BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menggelar Tour Malasari 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Memasuki seri kedua, kegiatan yang dipusatkan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, kini mengusung nama Piala Bupati Bogor.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi arena olahraga dan tantangan bagi para peserta, tetapi juga bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memperkenalkan potensi wisata alam Kabupaten Bogor kepada masyarakat Indonesia hingga mancanegara.
Peserta Tour Malasari 2026 datang dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, sejumlah peserta dari luar negeri turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengaku bangga Kabupaten Bogor dapat menggelar kegiatan olahraga sekaligus promosi wisata di kawasan Desa Malasari.
“Jadi kita sangat berbangga, ini memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Bogor, tepatnya di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung,” ujar Rudy Susmanto.
Rudy mengatakan, Desa Malasari memiliki sejarah panjang terkait pembangunan infrastruktur. Selama puluhan tahun sejak Indonesia merdeka, sejumlah wilayah di desa tersebut masih menghadapi keterbatasan akses jalan.
Pemerintah Kabupaten Bogor kemudian mulai melakukan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan pada 2025. Perbaikan akses tersebut diharapkan membuka peluang lebih besar bagi pengembangan pariwisata sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Setelah infrastruktur jalannya kami bangun di tahun 2025, ini merupakan seri kedua kita melaksanakan Tour Malasari, yang hari ini kita sebut sebagai Piala Bupati,” jelasnya.
Menurut Rudy, perbaikan konektivitas menjadi salah satu faktor penting dalam mengembangkan Desa Malasari sebagai kawasan wisata.
Desa Malasari berada di kawasan kaki Gunung Halimun Salak dan memiliki potensi wisata alam yang cukup besar. Kawasan tersebut menawarkan udara sejuk, perkebunan teh, serta lingkungan alam yang masih asri.
Melalui Tour Malasari, Pemkab Bogor ingin memperkenalkan keindahan tersebut kepada wisatawan sekaligus mendorong masyarakat dari luar daerah untuk datang dan menikmati destinasi wisata yang ada.
“Kita berbangga mempromosikan pariwisata Indonesia. Bahwa di kaki Gunung Taman Nasional Gunung Halimun Salak, udaranya masih bersih, udaranya sangat segar, kebun tehnya masih sangat alami. Datanglah ke Kabupaten Bogor,” pungkas Rudy.
Tidak hanya menawarkan panorama alam, Desa Malasari juga memberikan kesempatan kepada wisatawan untuk merasakan langsung kehidupan masyarakat setempat.
Sejumlah rumah warga telah disiapkan sebagai homestay, sehingga wisatawan dapat tinggal sekaligus berinteraksi dengan masyarakat.