• Selasa, 13 Oktober 2026

Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Minggu, 19 Juli 2026 | 14:34 WIB
Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun
Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun

MALANG, MAHATVA.ID – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mampu mencapai swasembada gula dalam dua tahun, lebih cepat dari proyeksi awal selama empat tahun. Target ambisius tersebut menjadi bagian dari percepatan agenda pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan dan memperkuat ketahanan nasional.

Komitmen itu disampaikan Presiden saat menghadiri Panen Raya dalam Rangka TNI Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Dalam sambutannya, Presiden mengungkapkan bahwa Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sebelumnya melaporkan program peremajaan tebu seluas 100 ribu hektare per tahun, yang diperkirakan mampu membawa Indonesia mencapai swasembada gula dalam waktu empat tahun.

Namun setelah berdiskusi lebih lanjut, Mentan Amran menyatakan target tersebut dapat dipercepat menjadi hanya dua tahun.

"Tadi Menteri Pertanian melaporkan kepada saya program kita sekarang adalah 100 ribu hektare per tahun. Dengan demikian akan dicapai dalam empat tahun. Tapi setelah saya tanya lagi ke beliau, dengan gagah dan berani beliau mengatakan, 'Pak, kita bisa dalam dua tahun'," ujar Presiden Prabowo.

Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan ribuan peserta yang hadir.

Di hadapan para petani, jajaran TNI-Polri, serta pejabat pemerintah, Presiden Prabowo juga menyampaikan pesan yang mengundang senyum hadirin.

"Saya bilang bagus, tapi jangan masuk rumah sakit Menteri Pertanian. Janji, dua tahun tapi you tidak masuk rumah sakit. Negara dan bangsa masih butuh kau," kata Presiden.

Pernyataan tersebut menjadi bentuk apresiasi Presiden atas semangat dan optimisme Mentan Amran dalam mempercepat target swasembada gula nasional.

Presiden menegaskan bahwa percepatan swasembada gula merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun kemandirian bangsa.

Menurutnya, setelah Indonesia berhasil mencapai target swasembada pangan, pemerintah kini fokus mempercepat swasembada energi serta memperkuat ketahanan sumber daya air.

"Target kita swasembada pangan sudah kita capai. Sekarang swasembada energi kita sedang menuju. Swasembada air sedang kita rintis, sehingga semua rakyat kita punya akses kepada air bersih dan air untuk tanaman," ujar Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah, TNI, Polri, kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga para petani yang dinilai bekerja tanpa mengenal lelah demi mewujudkan berbagai program strategis nasional.

"Saya bangga melihat kerja keras semua unsur. Menteri-menteri, Panglima TNI, Kapolri, semua bekerja dengan gesit, tidak mengenal istirahat. Bahkan banyak pejabat tinggi negara yang ambruk masuk rumah sakit karena bekerja keras," katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X