Pengembangan Jalur Puncak Dua melalui skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Fasilitasi jalan penunjang tambang ruas Cigudeg–Rumpin.
Selain itu, pemerintah juga akan melanjutkan pembangunan:
Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Zonasi Jasinga.
Dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Hotel Embarkasi Haji.
Gerai pelayanan publik sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur.
Renovasi 3.750 RTLH Setiap Tahun
Selain pembangunan infrastruktur, Pemkab Bogor juga terus meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui Program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Program tersebut ditargetkan mampu merehabilitasi 3.750 rumah setiap tahun.
Berdasarkan hasil verifikasi pemerintah daerah, masih terdapat sekitar 17 ribu rumah yang membutuhkan penanganan lanjutan dari total sekitar 24 ribu RTLH yang telah terdata.
SDM dan Desa Tetap Jadi Prioritas
Menurut Rudy Susmanto, investasi terbesar bagi masa depan Kabupaten Bogor adalah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
Karena itu, selain pembangunan fisik, Pemkab Bogor tetap memperkuat pembangunan desa melalui:
Alokasi Dana Desa (ADD).
Bantuan Keuangan Desa.
Penyaluran Dana Desa.