• Selasa, 13 Oktober 2026

Rudy Susmanto: PKL Alun-alun Tegar Beriman Harus Tertib, Bersih, dan Berbudaya Sunda

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 15 Juli 2026 | 13:53 WIB
Rudy Susmanto: PKL Alun-alun Tegar Beriman Harus Tertib, Bersih, dan Berbudaya Sunda
Rudy Susmanto: PKL Alun-alun Tegar Beriman Harus Tertib, Bersih, dan Berbudaya Sunda

"Kami tahu pemerintah belum bisa mensejahterakan seluruh masyarakat, tetapi masyarakat juga harus mau diatur. Kita ingin semua bisa mencari rezeki, anak bisa sekolah, keluarga bisa terpenuhi kebutuhannya, tetapi tetap dengan aturan yang kita sepakati bersama," katanya.

PKL Diajak Kenakan Ornamen Budaya Sunda

Dalam rangka memperkuat identitas budaya Kabupaten Bogor, Rudy juga mengajak para pedagang mengenakan atribut atau ornamen khas Sunda, terutama menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, penggunaan pangsi, udeng, atau unsur budaya Sunda lainnya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.

"Bogor memiliki akar budaya Sunda. Mari kita tampilkan ciri khasnya. Tidak harus memakai yang berlebihan, cukup ada unsur Sunda seperti pangsi atau udeng agar masyarakat melihat keramahan dan budaya Bogor," ungkap Rudy.

Siapkan Lokasi Baru PKL dan Penataan Parkir

Selain menata kawasan Alun-alun Tegar Beriman, Pemerintah Kabupaten Bogor juga tengah menyiapkan sejumlah lokasi alternatif bagi PKL agar dapat berjualan di tempat yang lebih representatif, salah satunya di kawasan sekitar Stadion Pakansari.

Sementara itu, terkait pengelolaan parkir, Rudy meminta Dinas Perhubungan segera berkoordinasi dengan masyarakat sekitar agar parkir dikelola secara tertib dan sesuai tarif resmi.

"Jangan sampai niat baik pemerintah menjadi persoalan karena ada pungutan yang tidak sesuai. Kita ingin masyarakat sekitar ikut terlibat, anak-anak muda bisa beraktivitas, tetapi semuanya harus dikelola dengan baik," ujarnya.

Di akhir pertemuan, Rudy berharap Alun-alun Tegar Beriman menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat sekaligus pusat aktivitas ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan para pedagang.

"Jaga Bogor bersama-sama. Kalau Bogor bersih, indah, dan nyaman, yang datang bukan hanya warga Bogor, tetapi masyarakat dari luar daerah juga akan datang. Ini akan membuka peluang rezeki yang lebih besar bagi para pedagang," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X