Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unissula juga mengundang Wakapolri menjadi keynote speaker pada Seminar Internasional Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang akan digelar pada 30 Juli 2026.
Forum internasional tersebut dijadwalkan menghadirkan delegasi dari 18 negara di lima benua guna membahas strategi penanganan kejahatan transnasional, khususnya perlindungan perempuan, anak, dan pemberantasan perdagangan orang.
Wakapolri menyambut positif undangan tersebut dan menegaskan bahwa kerja sama internasional maupun sinergi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas Polri menghadapi tantangan keamanan global.
Audiensi tersebut sekaligus menegaskan semakin eratnya kolaborasi antara Polri dan Unissula dalam pengembangan ilmu kepolisian, penyusunan kebijakan berbasis riset, serta mendukung reformasi Polri menuju institusi yang profesional, modern, humanis, dan Presisi.