• Rabu, 14 Oktober 2026

Rudy Susmanto: Pembangunan Bogor Harus Seimbang, Flyover Bojonggede-Kemang Dilelang Akhir 2026

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 9 Juni 2026 | 13:59 WIB
Rudy Susmanto: Pembangunan Bogor Harus Seimbang, Flyover Bojonggede-Kemang Dilelang Akhir 2026
Rudy Susmanto: Pembangunan Bogor Harus Seimbang, Flyover Bojonggede-Kemang Dilelang Akhir 2026

BOGOR, MAHATVA.ID – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Bogor ke depan harus dilakukan secara seimbang dengan memperhatikan aspek infrastruktur, kelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya usai meninjau Jalan Bojonggede–Kemang (Bomang) bersama Danrem 061/Suryakancana, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, pegiat lingkungan, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, Jumat (5/6/2026).

Menurut Rudy Susmanto, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak yang telah melaksanakan aksi nyata di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.

“Terima kasih kepada pemerintah desa, pemerintah kecamatan, jajaran perangkat daerah, dan para pegiat lingkungan yang telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti penanaman pohon, penyebaran benih ikan, serta aksi bersih-bersih lingkungan bersama,” ujar Rudy.

Flyover Bojonggede-Kemang Ditargetkan Mulai Dilelang Akhir 2026

Dalam kesempatan tersebut, Rudy mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor tengah mempersiapkan sejumlah program strategis yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu proyek prioritas yang sedang dipersiapkan adalah pembangunan Jalan Bojonggede–Kemang (Bomang) yang akan dilengkapi dengan pembangunan flyover guna meningkatkan konektivitas dan mengurangi kemacetan di kawasan tersebut.

Menurut Rudy, pembangunan infrastruktur memerlukan perencanaan yang matang agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Pembangunan infrastruktur tidak bisa dilakukan secara instan. Semua harus dipersiapkan dengan baik sejak jauh hari. Insyaallah apabila tidak ada kendala, pembangunan Flyover Bojonggede–Kemang akan mulai dilelang pada Desember 2026,” jelasnya.

Kawasan Integrated Farming dan Edukasi Pertanian

Selain pembangunan jalan dan flyover, Pemkab Bogor juga menyiapkan konsep pengembangan kawasan integrated farming di sepanjang koridor pembangunan tersebut.

Rudy menjelaskan, jalur tengah yang nantinya akan difungsikan sebagai jalur cepat sementara akan dimanfaatkan sebagai pusat pelatihan budidaya tanaman dan peternakan bagi masyarakat.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Bogor.

Pemkab Bogor Siapkan Taman Wisata Edukasi Sampah

Sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan, Pemkab Bogor juga merencanakan pembangunan Taman Wisata Edukasi Sampah.

Fasilitas tersebut dirancang sebagai pusat pembelajaran bagi masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomi.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa sampah tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi apabila dikelola dengan baik. Karena itu kami merencanakan pembangunan Taman Wisata Edukasi Sampah sebagai pusat pembelajaran bagi masyarakat,” kata Rudy.

Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur

Di tengah berbagai keterbatasan fiskal daerah, Rudy menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor tetap berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur melalui penentuan skala prioritas serta upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X