Motif Diduga Karena Charger Hilang
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif penganiayaan diduga dipicu rasa kesal para pelaku terhadap korban yang dianggap tidak dapat menunjukkan keberadaan charger jam tangan milik majikan mereka yang hilang.
Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah diketahui sedang berada di luar kota sehingga tidak mengetahui langsung insiden yang terjadi di dalam rumah tersebut.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku dan menunggu hasil autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Kasus ini menjadi sorotan publik dan menambah daftar kasus kekerasan terhadap pekerja rumah tangga yang terjadi di Indonesia.