• Selasa, 20 Oktober 2026

UP3 Dibayar Kilat, Nyawa Terlambat - APBD Tanimbar Dipertanyakan: Melayani Rakyat atau Beban Proyek?

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 6 April 2026 | 19:56 WIB
UP3 Dibayar Kilat, Nyawa Terlambat - APBD Tanimbar Dipertanyakan: Melayani Rakyat atau Beban Proyek?
UP3 Dibayar Kilat, Nyawa Terlambat - APBD Tanimbar Dipertanyakan: Melayani Rakyat atau Beban Proyek?


Jika layanan kesehatan dasar belum terpenuhi, maka yang harus dipercepat bukan hanya pembayaran utang - melainkan:


sistem rujukan darurat yang sigap,

pemerataan tenaga medis,

penguatan puskesmas hingga pelosok,

serta respons cepat berbasis kebutuhan riil masyarakat.


Tanpa itu, setiap rupiah dalam APBD kehilangan legitimasi moralnya.


Pengawasan harus diperketat. DPRD tidak boleh pasif. Audit internal wajib diperkuat. Publik harus dilibatkan. Karena tanpa kontrol, anggaran mudah bergeser dari fungsi utamanya: melindungi rakyat.


Ukuran keberhasilan pemerintah daerah tidak rumit. Bukan berapa proyek selesai. Bukan berapa utang dibayar.

Tetapi berapa nyawa yang berhasil diselamatkan.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X