Menurutnya, dukungan legislatif dapat diwujudkan melalui penyederhanaan regulasi, perjuangan kredit berbunga rendah, hingga program pendampingan usaha agar UMKM mampu “naik kelas”.
“Usaha mikro sering menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di tingkat lokal. Karena itu, kebijakan harus benar-benar berpihak dan memudahkan,” katanya.
Perkuat Hubungan dengan Konstituen
Ratnawati menambahkan, kolaborasi antara legislatif dan masyarakat menjadi kunci agar aspirasi warga terakomodasi dalam kebijakan daerah.
“Langkah ini juga menunjukkan bagaimana partai politik memperkuat hubungan dengan konstituen melalui isu ekonomi yang langsung menyentuh kehidupan sehari-hari,” tutupnya.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman hukum sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM sebagai fondasi ekonomi daerah dan nasional.