• Kamis, 22 Oktober 2026

Akuisisi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Picu Perdebatan: Aset Strategis atau Beban Mahal bagi Indonesia?

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 24 Februari 2026 | 10:36 WIB
Akuisisi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Picu Perdebatan: Aset Strategis atau Beban Mahal bagi Indonesia?
Akuisisi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Picu Perdebatan: Aset Strategis atau Beban Mahal bagi Indonesia?

Fokus Misi Kemanusiaan

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Muhammad Ali menyatakan kapal induk tersebut kemungkinan besar akan difokuskan untuk operasi militer selain perang, khususnya misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Namun, sejumlah analis menilai kapal induk kurang ideal untuk respons bencana karena keterbatasan akses ke perairan dangkal dan mobilisasi cepat dibanding kapal amfibi.

Fondasi atau Simbol?

Sebagian pengamat melihat Garibaldi sebagai langkah pembelajaran awal. Khairul Fahmi menilai akuisisi kapal induk bekas lebih realistis dibanding membangun kapal baru dari nol.

“Ini memungkinkan Indonesia belajar mengelola operasi kapal induk dengan biaya awal lebih rendah,” ujarnya.

Meski demikian, perdebatan tetap terbuka: apakah Giuseppe Garibaldi akan menjadi fondasi kekuatan laut Indonesia di masa depan, atau sekadar simbol ambisi pertahanan di tengah tekanan fiskal nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X